Maliki Menangi Gugatan, Maskur Tak Risau

Rabu, 11 April 2012 | 06:56 WIB


KOTA – Anggota DPRD Kabupaten Rembang dari PDI Perjuangan, A Maskur Rukhani mengaku tak risau atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang yang mengabulkan gugatan Maliki Nuruddin atas Surat Keputusan Gubernur Jateng Nomor 170/63/2011 tertanggal 12 Desember 2011.

Pasalnya, menurut Maskur yang ditemui suararembang, Rabu (11/4), keputusan PTUN yang salinannya belum diterima pihaknya tersebut tidak berkaitan dengan dirinya secara langsung dan itu pun belum berkekuatan hukum tetap.

“Gugatan Pak Maliki kan ke Gubernur Jateng dan partai. Tidak ada kaitannya dengan saya secara langsung. Pengangkatan saya sebagai anggota DPRD menggantikan Pak Maliki, merupakan wewenang partai. Keputusan (PTUN) itu belum berkekuatan hukum tetap,” terang dia.

PTUN Semarang mengabulkan sepenuhnya gugatan Maliki Nuruddin atas Surat Keputusan Gubernur Jateng Nomor 170/63/2011 tertanggal 12 Desember 2011 tentang Pemberhentian Maliki Nuruddin dan Pengangkatan A Maskur Rukhani sebagai anggota DPRD Kabupaten Rembang, Senin (9/4).

Menurut Maskur yang kini duduk sebagai anggota Komisi D DPRD Kabupaten Rembang, apa yang dilakukan Gubernur dalam menerbitkan surat keputusan tersebut telah sesuai prosedur. Karenanya ia mengaku heran kenapa PTUN mengabulkan gugatan atas Surat Keputusan Gubernur Jateng Nomor 170/63/2011 itu.

“Saya pun pernah dipanggil sebagai saksi dalam gugatan ini. Dalam persidangan saya katakan bahwa pemberhentian dan pengangkatan dalam PAW menjadi wewenang partai,” kata dia.

Mengenai langkah yang bakal dilakukannya dalam menyikapi dikabulkannya gugatan Maliki tersebut, Maskur justu menyatakan memilih fokus pada tanggung jawabnya sekarang. “Lebih baik saya fokus pada tanggung jawab di Komisi D daripada meributkan urusan ini,” tegasnya.

Sebelumnya, kepada wartawan, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, Muhammad Affan mengatakan cukup kaget dengan keputusan PTUN. Sebab biasanya ketika ada gugatan seperti itu, pihak Gubernur selalu menang, tetapi kali ini justru kalah.

“Kami dari awal tidak mengikuti perkembangan sidang, karena tidak menjadi sasaran gugatan. Meski demikian kami akan melihat sejauh mana dinamika yang terjadi ke depan,” katanya.

Ia pun menyebutkan Gubernur masih mungkin melakukan banding, sehingga proses hingga putusan itu berkekuatan hukum tetap menjadi butuh waktu lumayan lama. “Bisa jadi sampai digulirkannya tahapan Pemilu 2014,” katanya.

Pada kesempatan terpisah, Maliki Nuruddin menjelaskan gugatannya ke Gubernur lantaran Gubernur Jateng terlalu terburu-buru mengeluarkan surat keputusan tentang PAW tersebut. Apalagi, saat itu pihaknya sedang mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Rembang.

“Kami lega atas putusan itu hakim PTUN yang memenangkan gugatannya ini. Kami berharap Biro Hukum Pemprov Jawa Tengah yang mewakili Gubernur, tidak sampai mengajukan banding atas putusan tersebut,” demikian Maliki. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan