Usai Lebaran, Hanya Empat Warga Rembang Minta Pindah KTP

Senin, 12 Agustus 2013 | 17:56 WIB
Ilustrasi : KTP

Ilustrasi : KTP

REMBANG, MataAirRadio.net – Puluhan warga Rembang biasanya meminta pindah kependudukan pada masa-masa seusai Lebaran. Pada Lebaran tahun lalu misalnya, 195 orang tercatat mengajukan pindah KTP setelah merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

Namun tahun ini, sejak 5-12 Agustus 2013, baru empat orang yang mengurus pindah ke luar daerah. Umumnya mereka mengikuti suami atau istri, selain juga karena pindah pekerjaan.

Selain mereka yang pindah keluar daerah, penurunan juga terjadi pada jumlah mereka yang meminta ber-KTP Rembang. Jumlahnya pada setelah Lebaran tahun ini berkurang, dari 50 orang pada tahun lalu menjadi hanya tiga orang.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rembang Daenuri mengatakan, fenomena pindah dan datang lumrah terjadi setelah Lebaran. Menurutnya, yang paling mencolok justru banyak warga melakukan perekaman data e-KTP pada masa libur Lebaran.

Jumlah warga yang mencatatkan kelahiran anggota keluarganya pun meningkat tajam. Biasanya hanya 100 pemohon per hari kini menjadi hingga 200 pemohon. Tidak lagi disyaratkannya wajib sidang di pengadilan bagi pemohon akta kelahiran untuk yang di atas satu tahun, membuat jumlah pengurus akta tersebut membeludak.

Daenuri juga mengatakan, masih ada sekitar 8,5 persen wajib e-KTP di Kabupaten Rembang yang belum mengikuti perekaman data. Ia menduga mereka yang belum merekam data adalah warga lanjut usia, lumpuh, serta yang berada di luar daerah namun belum pulang.

Untuk memaksimalkan perekaman data e-KTP, pihaknya akan menggiatkan penyisiran. Akhir bulan ini, menurut rencana siswa di tingkat SMA sederajat, akan menjadi sasaran perekaman.

Teknisnya, mereka mengikuti perekaman data terlebih dahulu karena pencetakannya menunggu dari Pemerintah Pusat. Untuk identitas sementara, mereka akan mendapat KTP reguler atau KTP model lama.

Khusus untuk pindah keluar daerah maupun datang, Daenuri menyatakan tak butuh waktu lama untuk disetujui. Asal berkas administrasi lengkap, pihaknya menjanjikan tak sampai sehari surat pengantar sudah dicetak. Bahkan jika benar-benar syarat administrasi sudah lolos syarat, tidak sampai sepuluh menit kepastian surat pengantar pindah tempat tinggal sudah diberikan. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan