Wajib KTP Pemula Dilayani dengan Non Elektronik

Minggu, 27 Januari 2013 | 16:24 WIB

REMBANG – MataAirRadio.net, Penduduk yang baru berusia 17 tahun tidak akan dilayani langsung dengan elektronik kartu tanda penduduk atau e-KTP alias masih dilayani dengan KTP non elektronik.

Demikian pernyataan Kepala Bidang Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rembang, Ismail kepada reporter MataAir Radio, Minggu (27/1) siang.

Ismail menjelaskan, apabila wajib KTP pemula memerlukan kartu tanda penduduk untuk keperluan melamar pekerjaan atau merantau ke luar daerah, dipersilakan mengakses di masing-masing kecamatan.

Sepanjang 2013, pihaknya menyiapkan sebanyak 50.000 blanko KTP non elektronik untuk melayani permintaan kartu tanda penduduk untuk mereka yang pemula.

Ismail juga menyebutkan, KTP non elektronik juga akan digunakan untuk melayani mereka yang baru pindah masuk atau datang dan mengurus kartu tanda penduduk Kabupaten Rembang.

Ia menegaskan, pelayanan dengan KTP biasa untuk pemula dan warga pindahan lantaran sampai dengan awal tahun ini, prosedur dan peralatan untuk pencetakan elektronik kartu tanda penduduk masih belum jelas.

Sejauh ini, menurut Ismail, sudah ada pemula yang mengurus kartu tanda penduduknya dan telah dilayani dengan KTP non elektronik. Apabila nantinya sudah ada ketentuan tetap, bisa saja pemilik KTP non elektronik menggantinya dengan e-KTP dengan prosedur yang telah berlaku.

Kepala Bidang Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rembang menyatakan stok blanko KTP non elektronik sedang dalam persiapan proses pengadaan, sehingga apabila blanko tersebut telah habis, pemula dan warga pindahan akan dilayani dengan KTP sementara. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan