Dua Komisioner Petahana KPU Belum Berpikir Gugat Timsel

Sabtu, 28 September 2013 | 14:25 WIB
Muhammad Affan, Ketua KPU Rembang.

Muhammad Affan, Ketua KPU Rembang.

REMBANG, MataAirRadio.net – Dua orang komisioner petahana KPU Rembang yang gagal masuk 10 besar calon anggota komisi pemilihan umum setempat mengaku belum berpikir untuk menggugat keputusan tim seleksi atau timsel. Dua komisioner petahana itu adalah Budi Handayani dan Ketua KPU Muhammad Affan.

Budi Handayani misalnya. Dihubungi MataAir Radio, Sabtu (28/9) pagi, ia hanya mengatakan melihat situasi dan keadaannya nanti. Budi lebih memilih menyerahkan penilaian terhadap hasil keputusan tim seleksi kepada masyarakat.

Sejak awal, komisioner yang tinggal di Banyudono Kaliori ini berharap, keputusan yang dihasilkan oleh tim seleksi merupakan keputusan yang cerdas dan menjunjung asas kebaikan. Namun baginya, kegagalan untuk kembali menjadi komisioner KPU Rembang lima tahun ke depan menyisakan pertanyaan.

Apalagi tudingan yang menyebut dirinya membuat sendiri formulir verifikasi partai politik peserta Pemilu 2014, tidak benar. Sebab, hanya berita acara atau semacam kuitansi tanda terima berkas kartu tanda anggota parpol yang dia buat sendiri. Langkah itu pun diambil karena Peraturan KPU tidak mengaturnya. Selain berita acara itu, formulir yang ada telah sesuai dengan Peraturan KPU.

Sementara Ketua KPU Rembang Muhammad Affan menganggap, gugatan terhadap keputusan timsel tidak banyak memberikan manfaat. Ia cenderung memilih menerima hasil keputusan tim seleksi. Apalagi, menurutnya, keputusan tim seleksi seperti keputusan hakim yang perlu tetap dihormati, walaupun keputusannya salah.

Affan pun menganggap, mestinya dirinya memenuhi syarat dan kualifikasi sebagai komisioner KPU Rembang untuk lima tahun ke depan. Hal itu apabila mengacu pada persyaratan yang ditentukan KPU Pusat. Ia juga menilai, apabila pengalaman dan keahliannya selama menjadi Ketua KPU banyak diperhitungkan, mestinya dia lolos.

Namun bagaimanapun, dia mengakui, ada pertimbangan lain dari timsel untuk tidak meloloskannya. Ia menyadari tidak ada kewenangan darinya untuk meminta penjelasan dari tim seleksi.

Baik Budi Handayani maupun Muhammad Affan akan berakhir masa tugasnya pada 24 Oktober mendatang. Setelah tidak lagi menjabat sebagai komisioner KPU Rembang, Budi akan kembali fokus berwiraswasta, sedangkan Affan mengaku akan lebih memiliki banyak waktu untuk membesarkan SMK NU Pamotan.

Sebelumnya, Ketua Tim Seleksi Calon Anggota KPU Rembang Mudzakir menjamin obyektivitas dan independensi dalam penyelenggaraan seleksi. Tanggapan dari masyarakat dipastikan diklarifikasikan kepada setiap peserta. Mudzakir menjaminkan kepalanya dan menegaskan seleksi berlangsung secara fair dan bersih. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan