“Kok Wakilnya Terus, Memang Bupati Kemana?”

Rabu, 15 Agustus 2012 | 09:30 WIB
Wakil Bupati Rembang Abdul Hafiz saat inspeksi harga sembako di Pasar Kota Rembang, Rabu (15/8). (Foto: Pujianto)

KOTA, mataairradio.net – Wakil Bupati Rembang Abdul Hafidz didampingi Kapolres Rembang AKBP Adhy Fandy Ariyanto beserta sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten setempat, Rabu (15/8), menginspeksi harga sembako di Pasar Kota Rembang, menjelang Lebaran 1433 Hijriah.

Abdul Hafidz menyusuri pasar yang sempat terbakar pada September 2011 lalu dengan sabar dan telaten. Ia menghampiri sejumlah pedagang sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat di pasar itu, mulai dari pedagang sayur mayur, bumbu dapur, daging ayam kampung, hingga daging sapi.

Inspeksi harga sembako menjelang Lebaran kali ini adalah untuk kedua kalinya secara berturut-turut yang dilakukan oleh Wakil Bupati. Maka tak heran jika ada seorang pedagang daging ayam potong yang nyeletuk, “Kok Wakilnya Terus, Memang Bupati Kemana?”.

Mendengar celetukan itu, Abdul Hafidz yang nampaknya enggan menanggapi celetukan itu hanya tersenyum dan segera berpindah memantau harga komoditas pokok lainnya.

Usai inspeksi, Abdul Hafidz menyatakan bahwa dari hasil peninjauannya terhadap harga dan pasokan sembako di Pasar Kota Rembang, cukup menggembirakan.

“Tidak ditemukan kenaikan harga atas sembako yang signifikan. Harga telur bahkan turun, sedangkan harga kedelai dan beras stabil,” kata Hafidz kepada awak media.

Ia juga memastikan, pasokan sembako menjelang Lebaran ini cukup, bahkan hingga H+7 Lebaran nanti, stoknya diperkirakan masih akan aman. Meski demikian, pihaknya berjanji akan tetap memantau intensif perkembangan harga dan pasokan sembako hingga H+10 Lebaran.

Dalam inspeksi tersebut, pihaknya juga tidak menemukan peredaran daging gelonggongan atau daging rusak. “Soal harga, memang ada kenaikan tetapi tidak mencolok,” tegasnya.

Seorang pedagang sembako di Pasar Kota Rembang, Yasmi menyebutkan, sampai dengan H-4 Lebaran, harga beras memang masih bertahan tinggi di kisaran Rp7.000 hingga Rp9.000 per kilogram sesuai dengan jenis dan kualitasnya.

“Kalau harga telur memang turun cukup drastis, dari Rp18.000 per kilogram menjadi hanya Rp14,5 kilogram,” katanya.

“Untuk harga daging ayam potong diketahui naik dari Rp19.000 per kilogram menjadi Rp24.500 per kilogram. Harga daging sapi naik dari Rp64.000 menjadi Rp66.000 per kilogram,” sambung Joni, pedagang daging di pasar itu.




One comment
  1. Anonymous

    Agustus 19, 2012 at 6:29 am

    Lha iya pak bupatinya mana, khan qt dulu wktu pilkada pilih bupatinya bukan wakilnya tp yg sering nongol di masyarakat koq malah wabupnya, pak bup ditunggu aksinya di masyarakat,

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan