Kodim Rembang Razia Penjualan Stiker dan Atribut TNI

Selasa, 23 September 2014 | 16:52 WIB
Komandan Kodim 0720 Rembang Letnan Kolonel Infantri Wawan Indaryanto. (Foto:Pujianto)

Komandan Kodim 0720 Rembang Letnan Kolonel Infantri Wawan Indaryanto. (Foto:Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Pihak Komando Distrik Militer (Kodim) 0720 Rembang akan merazia toko atau gerai penjualan stiker dan atribut TNI. Razia ini digelar sebagai buntut berulangnya tindak pidana penipuan dengan modus menyaru sebagai tentara dari Kodim Rembang.

Komandan Kodim 0720 Rembang Letnan Kolonel Infantri Wawan Indaryanto menjelaskan, razia akan dilakukan dengan mengingatkan dan mendata siapa pembeli atribut resmi anggota TNI. Dia menegaskan, atribut resmi yang dipakai TNI akan dilarang diperjualbelikan secara bebas.

Wawan menyebut kasus penipuan dengan modus mengaku sebagai tentara alias anggota TNI gadungan, telah meresahkan. Dia mengklaim telah berusaha mengintensifkan sosialisasi waspada penipuan, tetapi ternyata kasus serupa terulang.

Komandan Dandim menyatakan sudah mengincar salah seorang yang ditengarai terlibat dalam praktek penipuan berkedok tentara gadungan. Namun dia mengaku masih harus bekerjasama dengan polisi untuk mengungkapnya. Dia berharap pelaku penipuan dengan modus ini segera tertangkap.

Kapolres Rembang AKBP Muhammad Kurniawan juga mengatakan akan menggelar razia dengan pihak TNI Kodim Rembang. Razia akan digelar pada pagi dan malam hari agar efektif. Pihaknya akan menertibkan atribut tentara maupun polisi yang tidak semestinya dipakai oleh warga sipil.

Terkait aksi penipuan berkedok anggota TNI dari Kodim Rembang pada Sabtu 20 September kemarin, polisi masih menyelidiki siapa pelakunya. Kapolres juga harus mendalami adakah jaringan penipuan dengan kedok yang sama, mengingat polisi sudah memenjarakan seorang penipu yang menyaru tentara.

Sabtu (20/9) kemarin, seorang warga Mondoteko Kecamatan Rembang bernama Rubiyono melapor ke polisi telah menjadi korban penipuan satu sepeda motor jenis Honda Scoopy. Awalnya, pada hari yang sama sekitar jam 11 siang, korban didatangi seorang yang mengaku anggota Kodim Rembang dengan nama Bambang.

Pelaku sempat menanyakan harga beberapa jenis material bangunan dengan alasan untuk merehab asrama tentara. Seketika itu tidak ada transaksi. Pelaku malah pergi dan kembali bersama satu orang yang lain. Lima menit berlalu, teman pelaku pergi dengan dalih menjemput tukang. Sebentar kemudian pelaku juga pamit makan dan meminjam sepeda motor korban. Sepeda motor itu lantas dibawa kabur. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan