Kepala Desa dan Perangkat Tuntut Kenaikan Tunjangan

Selasa, 27 November 2012 | 17:34 WIB

ilustrasi

REMBANG – MataAirRadio.net, Kepala desa atau lurah beserta perangkat desa dari berbagai daerah di Kabupaten Rembang berencana mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat untuk mendesak kenaikan besaran tunjangan bagi mereka yang selama ini dinilai masih sangat minim.

Ketua Guyup Rukun Petinggi Dampo Awang (Guru Pendawa) Kabupaten Rembang, Wasiman, kepada reporter MataAir Radio, Selasa 927/11) mengatakan, selama ini, besaran tunjangan yang diterima para perangkat desa hanya Rp 250.000.

Nominal tersebut, dinilai jauh dari layak sebab saat ini angka rata-rata kehidupan layak di Kabupaten Rembang sudah lebih dari Rp900.000 per bulan dan upah minimum kabupaten untuk Rembang telah ditetapkan sebesar Rp896.000 per bulan.

Wasiman menegaskan, dibandingkan daerah lain, tunjangan perangkat desa di Kabupaten Rembang sangat jauh tertinggal. Karenanya, pihaknya mendesak agar besaran tunjangan perangkat dapat dinaikkan minimal mencapai Rp500.000.

Disebutkannya, selain kurang layak, selama ini tunjangan perangkat dan kepala desa, pencairannya juga kerap molor alias tidak tepat waktu.

Dengarkan rekaman di sini.

Wasiman menambahkan, selain menuntut kenaikan tunjangan perangkat dan kepala desa, pihaknya juga menuntut adanya kenaikan alokasi dana desa (ADD) serta adanya pengawalan atas hasil musyawarah rencana pembangunan kecamatan (musrenbangcam) yang selama ini selalu kandas di tengah jalan alias tidak terealisasi.

Dengarkan rekaman di sini.

Untuk mengegolkan tuntutan tersebut, rencananya semua kepala desa beserta seluruh perangkat desa se-Kabupaten Rembang akan menggeruduk kantor DPRD Kabupaten Rembang pada Rabu (27/11) pagi. (Muhtarom)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan