Teledor, Warga Kalitengah Kecolongan Skywave

Wednesday, 18 December 2013 | 15:14 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

PANCUR, MataAirRadio.net – Diduga teledor, seorang warga Dusun Ngemplak Desa Kalitengah Kecamatan Pancur kecolongan satu unit sepeda motor jenis Suzuki Skywave pada Rabu (18/12) pagi. Korban meninggalkan begitu saja kunci berikut STNK sepeda motor di mangkuk bagian leher setang kendaraan.

Sepeda motor ditinggal di emperan rumah, sementara korban yang bernama Muhammad Abdul Mujib (42), sedang sibuk memperbaiki septic tank di bagian belakang rumah. Dia mengaku mendengar sepeda motornya digeber lari. Namun begitu keluar, sepeda motornya telah raib.

Warga sempat melihat seseorang mengenakan kerpus penutup wajah dan berjaket hitam membawa sepeda motornya ke arah barat atau ke arah Nyode atau jalur Gandrirejo menuju Nyode. Namun tidak sampai terkejar. Menurut Mujib, sepeda motornya berwarna hitam dengan nomor polisi K 6287 TH.

Aparat dari Polsek Pancur langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Untuk sementara polisi menyimpulkan bahwa korban teledor lantaran kunci dan STNK kendaraan ditaruh melekat dengan sepeda motor. Namun penyelidikan masih terus dilakukan.

Kapolsek Pancur AKP Suwardi menduga, pelaku sudah mengintai aktivitas korban sebelumnya. Maka begitu korban ceroboh dan lengah, sang maling bisa dengan mudah nyolong sepeda motor seken senilai tujuh juta rupiah itu.

Terlepas dari keteledoran korban, pihaknya berharap kepada warga di kawasan permukiman untuk tetap waspada dalam menaruh sepeda motor. Kendati di rumah, mestinya tetap dipastikan keamanannya. Kapolsek juga menduga pelaku merupakan warga sekitar desa dan telah hafal dengan rutinitas korban.

Akibat kecolongan, Mujib mengaku serba repot sekarang. Pasalnya sepeda motor yang kini sudah berumur sekitar dua tahun sejak pembelian itu, hanya satu-satunya yang dia miliki. Dia berharap polisi bisa segera mengungkap kasus pencurian tersebut. (Pujianto)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan