Pembuatan Kantong Parkir PPI Tasikagung Dibatalkan

Selasa, 26 November 2013 | 17:23 WIB
Komisi B DPRD Kabupaten Rembang menggelar inspeksi ke kawasan PPI Tasikagung, Selasa (26/11) pagi. (Foto:Puji)

Komisi B DPRD Kabupaten Rembang menggelar inspeksi ke kawasan PPI Tasikagung, Selasa (26/11) pagi. (Foto:Puji)

REMBANG, MataAirRadio.net – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang akhirnya membatalkan rencana pembuatan kantong parkir dan penataan lingkungan di kawasan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Tasikagung Rembang. Pihak dinas ragu akan bisa menuntaskan pembuatan bangunan tersebut pada 12 Desember mendatang.

Rencana pembuatan kantong parkir dan penataan lingkungan, muncul setelah bangunan calon gedung serba guna ambruk karena kelalaian pihak pelaksana proyek pada 16 November kemarin. Pengalihan itu agar anggaran Rp1,3 miliar yang semula dialokasikan untuk pembangunan gedung serba guna di kawasan PPI, tidak sia-sia dan kembali ke kas negara.

Pembatalan rencana tersebut terungkap ketika Komisi B DPRD Kabupaten Rembang menggelar inspeksi ke kawasan PPI Tasikagung, Selasa (26/11) pagi. Ketua Komisi B Harno mengungkapkan, pengalihan anggaran untuk pembuatan kantong parkir dan penataan lingkungan terbentur sisa waktu kontrak, sehingga tidak mungkin bisa diwujudkan pada tahun ini. Pihaknya memastikan anggaran Rp1,3 miliar kembali ke kas negara.

Harno berharap, insiden yang terjadi pada proyek di PPI Tasikagung tidak lagi ditemui di masa mendatang. Pihak Komisi B juga berharap agar semua anggaran pembangunan dicairkan pada tepat waktu, sehingga penyerapannya tidak terburu-buru.

Ke depan, pihak pelaksana proyek diharapkannya pula agar bekerja secara maksimal dan memperhatikan kualitas. Dinas terkait perlu mengetatkan pengawasan agar kualitas proyek terjaga dengan baik.

Dedi Suprijatomo, dari pihak PT Linggarjati selaku pelaksana proyek pembangunan calon gedung serba guna yang ambruk, mengaku akan mengembalikan semua dana yang pernah diterima dari Negara kepada Negara. Dedi juga mengaku belum menghitung nilai kerugian akibat insiden ambruknya bangunan tersebut. Namun ditaksirnya mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang Suparman membenarkan bahwa rencana pembuatan kantong parkir dan penataan lingkungan memang dibatalkan pada tahun ini. Dia juga mengatakan, anggaran Rp1,3 miliar yang sempat teralokasi, dikembalikan ke kas Negara.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang Chaeron menyebutkan, secara konstruksi pelaksanaan proyek tersebut tidak bisa selesai hingga akhir tahun ini sekalipun. Karena tidak bisa dikerjakan, maka sudah tentu anggarannya kembali ke kantong Negara. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan