Jazz Hantam Motor, Satu Terluka

Rabu, 27 Maret 2013 | 17:50 WIB
Honda Jazz bernomor polisi AD 9325 RF ringsek pada bagian depan. (Foto:AFTA)

Honda Jazz bernomor polisi AD 9325 RF ringsek pada bagian depan. (Foto:AFTA)

SULANG, MataAirRadio.net – Seorang remaja bernama Eko Yulianto (16) harus dilarikan ke RSUD dr R Soetrasno Rembang setelah sepeda motor yang ditungganginya terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil jenis Honda Jazz di jalan menikung masuk wilayah Desa Landoh Kecamatan Sulang, Rabu (27/3) siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun reporter MataAir Radio, Eko yang mengendarai sepeda motor dan melaju dari arah utara itu terlalu ke kanan karena mencoba menghindari lubang jalan rusak, sehingga mobil yang melaju dari arah berlawanan menghantamnya.

Sepeda motor jenis Yamaha Vega R bernomor polisi K 2987 YE milik korban mengalami ringsek, sementara Eko menderita luka di pelipis dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Adapun mobil jenis Honda Jazz bernomor polisi AD 9325 RF yang dikemudikan Santoso (50) juga mengalami ringsek pada bagian depan, namun warga Desa Sumberjo Kecamatan Rembang itu tidak menderita luka dan hanya trauma atas kecelakaan tersebut.

Seorang petugas Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Rembang Ajun Inspektur Polisi Dua Jemino mengatakan, pemicu kecelakaan tersebut adalah kerusakan jalan yang membuat pengendara sepeda motor mencoba menghindari lubang.

Aipda Jemino juga mengatakan, Eko Yulianto memang hanya mengalami luka ringan pada bagian pelipisnya. Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat mengendarai kendaraan bermotor, terutama di jalur Rembang-Blora. Sebab kondisi ruas jalan tersebut banyak lubang.

Sebelumnya, gara-gara jalan berlubang, kecelakaan lalu lintas juga terjadi di jalan Rembang-Blora tepatnya di sebelah utara SMP N 1 Sulang masuk wilayah Desa Jatimudo Kecamatan Sulang pada Kamis 31 Januari 2013.

Akibatnya seorang pengendara sepeda motor asal RT 02 RW 04, Desa Pomahan Kecamatan Sulang bernama Anggar Wahyu Wijayanto (16) tewas di lokasi kejadian. (Afta Ahmad)




2 comments
  1. anwar sanuji

    Maret 28, 2013 at 3:07 pm

    hlaaa iya,ndang di toto dalane,,
    kae,pemboronge,iyo ojo akeh akeh golek untunge,,ojo bar di aspal rong sasi langsung ajur dalane..

    Reply
  2. smolkowski

    April 2, 2013 at 12:29 am

    …..
    ..berdasarkan PP No. 34 Th 2006 Tentang Jalan ;
    Pasal 13: (1) Jalan arteri primer didesain berdasarkan kecepatan rencana paling rendah 60 (enam puluh) kilometer per jam dengan lebar badan jalan paling sedikit 11 (sebelas) meter…(JALAN PANTURA).
    Pasal 14: (1) Jalan kolektor primer didesain berdasarkan kecepatan rencana paling rendah 40 (empat puluh) kilometer per jam dengan lebar badan jalan paling sedikit 9 (sembilan) meter…

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan