Janji Pemasangan Lampu Stadion Krida Ditagih 4 Februari

Sabtu, 5 Januari 2013 | 17:20 WIB

REMBANG – MataAirRadio.net, Janji pengelola klub PSIR Rembang yang menyatakan siap memasang lampu penerang Stadion Krida akan ditagih tim dari PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) pada 4 Februari mendatang.

CEO PT Rembang Sportindo Mandiri, Charis Kurniawan kepada reporter MataAir Radio, Sabtu (5/1) pagi mengungkapkan, tim dari PT LPIS akan datang kembali ke Rembang untuk menagih beberapa poin yang direkomendasikan terkait kelengkapan Stadion Krida.

Dari beberapa poin yang harus dilengkapi pengelola klub PSIR agar bisa menggelar pertandingan sepanjang kompetisi Indonesian Premier League atau IPL di Stadion Krida, utamanya adalah ketersediaan lampu stadion.

Konsekuensi apabila janji yang dilontarkan pengelola klub tidak direalisasi, maka berdasarkan ketentuan, PSIR harus mencari tempat lain sebagai “homeground”. Namun, Charis memastikan, pihaknya sudah akan memasang lampu stadion sebelum tim dari LPIS berkunjung ke Rembang.

CEO PT Rembang Sportindo Mandiri, Charis Kurniawan juga mengatakan, sembari menyiapkan kelengkapan Stadion Krida Rembang untuk verifikasi ulang tim dari PT LPIS, pengelola klub juga sedang merampungkan administrasi kontrak 24 orang pemain.

Selain itu, pihaknya pun sedang bersiap meluncurkan skuat PSIR musim 2013. Menurut Charis, peluncuran atau “launching” tim PSIR menunggu serah terima pekerjaan lapangan futsal yang berada di area Stadion Krida.

Sebab, pengenalan skuat oranye musim ini ke publik akan dibarengkan dengan peresmian lapangan futsal tersebut dan dijadwalkan digelar pada Februari.

Charis Kurniawan juga menambahkan, pengelola klub sedang merampungkan desain anyar kostum PSIR. Namun, hampir bisa dipastikan, dominasi warna oranye masih akan lekat di kostum PSIR musim ini.

Sempat beredar kabar jika PSIR akan mengenakan kaos kaki berwarna ungu di bagian “jersey” musim ini, namun kabar itu dibantah pihak pengelola. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan