Jalur Tambang Sumber Taman-Pakel Rusak Parah

Sabtu, 23 Maret 2013 | 15:42 WIB
Jalur tambang Sumber Taman-Pakel rusak parah.

Jalur tambang Sumber Taman-Pakel rusak parah. (Foto:Ilyas)

SALE, MataAirRadio.net – Kondisi jalan yang menghubungkan Dusun Sumber Taman dengan Dusun Pakel di Desa Tahunan Kecamatan Sale rusak berat dan terdapat banyak lubang menganga. Jalan sepanjang empat kilometer dan merupakan jalur tambang itu, sudah cukup lama tidak tersentuh perbaikan.

Sodikin, seorang warga setempat kepada reporter MataAir Radio, Sabtu (23/3) pagi mengatakan, pada musim hujan seperti saat ini, kondisi permukaan jalan menjadi licin dan banyak lubang. Kondisi itu menurutnya menimbulkan ketidaknyamanan dan juga membahayakan pengendara.

Sodikin menyebut, rusaknya jalan sudah berlangsung sejak tahun 2010 dan hingga kini belum ada perbaikan. Kerusakan juga diperparah oleh puluhan kendaraan dengan tonase berat, sebab jalan itu merupakan jalur lalu lintas truk pengangkut material tambang.

Seirama dengan Sodikin, Juki warga lainnya mengatakan, sudah saatnya pemerintah melakukan perbaikan atas kerusakan ruas jalan tersebut.

Menurut Juki, tidak hanya saat musim hujan saja kondisi jalan membuat pengendara tidak nyaman, tetapi saat kemarau pun, warga juga mengeluhkan debu tebal yang ditimbulkan dari aktivitas kendaraan tambang.

Ia menambahkan, saat musim hujan seperti saat ini kondisi jalan menjadi lembek dan lalu lalang kendaraan tambang memberikan andil besar terhadap rusaknya jalan.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Rembang, Raharjo belum memberikan pernyataan resmi terkait kerusakan jalan tersebut.

Namun seperti diketahui, di wilayah Desa Tahunan ada beberapa perusahaan tambang yakni PT ICCI serta CV Karangjati. Warga pun meminta perusahaan tambang yang beroperasi di Tahunan turut bertanggungjawab atas kerusakan jalan. (Ilyas Almustofa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan