Jalur Pantura Barat Rembang Mengular Enam Kilometer

Rabu, 10 Oktober 2012 | 06:55 WIB
Arus lalu lintas di batas Kota Rembang masih tersendat hingga pukul 06.00 WIB. (Foto: Pujianto)

REMBANG, mataairradio.net – Arus lalu lintas di sepanjang jalur Pantura bagian barat Kabupaten Rembang tersendat, Rabu (10/10) pagi.

Antrean kendaraan mengular cukup panjang hingga enam kilometer atau sejak dari Tambakagung Kecamatan Kaliori hingga kawasan Jalan Gajahmada Kota Rembang.

Berdasarkan pantauan langsung mataairradio.net di lapangan, antrean kendaraan sebenarnya sudah terjadi sejak pukul 02.00 dini hari WIB.

Tumpukan kendaraan yang didominasi oleh armada angkutan barang masih tampak belum terurai hingga pukul 06.00 WIB. Adalah truk yang mengalami ban becah dan dampak dari pengecoran jalan di wilayah Kaliori yang menjadi penyebab utama ketersendatan arus.

“Kami langsung melakukan upaya untuk mengurai kemacetan dengan menurunkan sejumlah personel anggota lalu lintas. Kami lakukan buka tutup,” terang Kasatlantas Polres Rembang Ajun Komisaris Polisi Dudi Pramudia.

Menurut AKP Dudi Pramudia, pihaknya juga memilih mengalihkan kendaraan pribadi agar melintasi jalur alternatif agar ketersendatan arus segera terurai.

“Agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalur pantura, kami pastikan tidak ada kendaraan yang ‘ngeblong’ kendaraan di depannya,” pungkas Kasatlantas.

Sementara itu, ketersendatan arus lalu lintas juga terpantau terjadi di jalur Pantura Lasem, tepatnya di kawasan Bonang. Kendaraan berat terpaksa berjalan merambat sejak dari Sluke hingga Bonang lantaran ada luberan pedagang, sisa-sisa dari perayaan haul Sunan Bonang. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan