Jalur Maut Gajahmada Diusulkan Median Jalan

Sabtu, 25 Februari 2012 | 08:14 WIB


KOTA – Satuan Lalu Lintas Polres Rembang mengusulkan pembuatan median jalan pada jalur maut di tiga kilometer ruas barat Jalan Gajahmada untuk menekan angka kecelakaan di jalur tersebut.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, AKP Dudi Pramudia, Sabtu (25/2) mengatakan, usulan pembuatan median jalan tersebut lantaran sejumlah pengguna jalan diketahui kerap mengabaikan markah ganda di sepanjang jalur itu.

“Tingkat kerawanan kecelakaan di jalur Pantura Kota Rembang, terutama di ruas barat yang sudah empat lajur, terhitung tinggi. Banyak tikungan semu yang bisa mengecoh pengguna jalan dan menyebabkan kecelakaan,” kata dia.

Ia menyebutkan, median jalan diusulkan diterapkan mulai kawasan depan RM Bu Joyo, hingga kawasan barat SMAN 2 Rembang karena lebar jalan di jalur itu sudah hampir memenuhi syarat untuk dibuatkan “pembagi” jalan itu.

“Median jalan tak perlu berukuran besar dan cukup dengan lebar tak lebih dari setengah meter. Sebab idealnya, pembatas jalan dibuat di ruas jalan dengan lebar minimal 14 meter,” kata dia.

Menurut dia, rata-rata lebar jalan di jalur Pantura Kota Rembang masih 11 meter. “Karena lebar jalan masih terbatas, kami hanya mengusulkan median jalan yang berukuran sekitar 30 centimeter,” kata dia seraya menambahkan, pembangunan median jalan itu diharapkan bisa membuat pengguna jalan lebih tertib.

Dudi juga mengatakan, Kabupaten Rembang menerima bantuan pembuatan markah jalan sepanjang 3.000 meter pada tahun ini. “Kami masih menentukan jalur mana yang diperlukan pembuatan markah jalan, baika yang markahnya mengalami rusak parah maupun yang belum ada,” kata dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan