Jalur Gelap Pantura Dipasangi PJU Bertenaga Surya

Sabtu, 25 Februari 2012 | 07:59 WIB


REMBANG – Pemerintah bakal memberikan bantuan lampu penerangan jalan umum (PJU) bertenaga surya (solar cell) yang akan dipasang untuk mengurangi jalur gelap di jalur pantura Kabupaten Rembang.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Rembang, Suyono, Sabtu (25/2) mengatakan, pemasangan lampu tersebut akan diprioritaskan di jalur rawan kecelakaan.

Ia berharap bantuan PJU bertenaga surya itu menjadi solusi jangka panjang, apalagi bahan bakar utama sinar matahari sangat melimpah di kabupaten bergaris pantai sepanjang 60-an kilometer itu.

“Penggunaan lampu tenaga surya ini dalam jangka panjang tentu akan menghemat anggaran. Sebab, untuk memasang lampu dengan jaringan listrik PLN dibutuhkan biaya instalasi ataupun biaya rekening bulanan yang cukup besar,” kata dia.

Hanya,a kata dia, jumlah bantuan lampu tenaga surya itu masih jauh dari kebutuhan, sebab tahun ini, Kabupaten Rembang hanya mendapatkan bantuan lampu bertenaga surya sebanyak 12 unit.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang AKP Dudi Pramudia menyatakan telah berkoordinasi dengan Dishubkominfo Provinsi Jawa Tengah untuk memasang lampu tersebut di titik yang paling rawan kecelakaan dan tindak kejahatan.

Menurut dia, titik rawan kecelakaan karena gelap itu berada di Kecamatan Sarang yang akan diberi dua lampu, Kragan 4-5 lampu, dan Sluke di kawasan Pelabuhan Umum Nasional (PUN) dua lampu.

“Sisanya akan dipasang di jalur pantura Kaliori yang saat ini masih gelap gulita,” kata dia.

Ia menyebutkan, di ruas jalan itu, tingkat kerawanan masih terbilang tinggi. Buktinya, Baru-baru ini truk tronton bermuatan 24 ton besi cor terperosok di tikungan ruas Desa Purworejo, Kecamatan Kaliori.

“Jalur gelap itu kerap membahayakan pengguna jalan. Apalagi jalan itu saat ini sudah lebar dengan aspal mulus,” kata dia.

Kondisi itua, tandas dia, kerap membuat pengendara memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi karena jalan sudah nyaman. “Kami berharap bantuan penerangan akan terus ditambah di waktu mendatang,” kata dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan