Jalan Rusak, Warga Kajar “Mbengok”

Rabu, 19 September 2012 | 06:57 WIB
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Rembang, Puji Santosa. (Foto: Puji)
KOTA, mataairradio.net – Sejumlah warga Desa Kajar, Kecamatan Lasem, Rabu (19/9), mendatangi wakil rakyat mereka di DPRD Kabupaten Rembang guna meminta pembangunan segera ruas jalan Ngemplak-Kajar yang saat ini rusak parah.
Perwakilan warga, Ali Muhtadi kepada mataairradio.net menyatakan prihatin atas komitmen pemerintah kabupaten setempat yang cenderung tak konsisten dengan pembangunan ruas jalan sepanjang 3,5 kilometer tersebut.
“Pada 2010 silam, pemkab sempat menganggarkan perbaikan ruas jalan Ngemplak-Kajar, namun kemudian anggaran itu di-drop. Pada periode anggaran setelahnya, mestinya pemerintah kabupaten ini kembali menganggarkan perbaikan. Tetapi nyatanya tidak. Sampai sekarang ini,” ujar Ali.
Menurut Ali, akibat kerusakan ruas jalan yang pernah diperbaiki sebagian secara swadaya oleh warga pada 2011 itu, tak sedikit pengguna jalan yang mengalami kecelakaan.
“Kerusakan diperparah dengan lalu lalang truk pengangkut air kajar pada setiap harinya. Memang ada retribusi dari truk-truk pengangkut air itu. Namun kutipan itu masuk ke desa dan bukan untuk jalan. Perbaikan jalan mestinya menjadi tanggung jawab pemkab,” tandasnya.
Menanggapi desakan warga tersebut, Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Rembang, Puji Santoso menyatakan akan menyampaikan keluhan warga itu kepada pihak terkait, Dinas Pekerjaan Umum setempat.
“Jika memang pemerintah kabupaten sempat menganggarkannya pada 2010 namun kemudian di-drop di tahun anggaran itu, semestinya dinas terkait menganggarkannya kembali pada tahun anggaran berikutnya,” katanya.
Menurut Puji, Dinas Pekerjaan Umum setempat dalam hal ini perlu menjelaskan alasan tidak dianggarkannya kembali perbaikan ruas jalan Ngemplak-Kajar pada APBD 2011 maupun 2012.
“Apakah misalnya kondisi jalan yang seperti itu masih dianggap baik oleh DPU, tentu perlu dijelaskan secara gamblang kepada masyarakat. Mengenai dianggarkan atau tidak pada APBD 2013, nampaknya kok belum,” tandasnya. (Puji)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan