Warga Gerah Jalan Pandangan-Sedan Makin Berdebu

Jumat, 12 September 2014 | 14:51 WIB
Ruas jalan antara Pandangan hingga Sedan belakangan makin berdebu.  (Foto:Pujianto)

Ruas jalan antara Pandangan hingga Sedan belakangan makin berdebu. (Foto:Pujianto)

KRAGAN, MataAirRadio.net – Ruas jalan antara Pandangan hingga Sedan belakangan makin berdebu. Warga yang tinggal di sepanjang tepi jalan dan pengguna jalur itu kian gerah. Apalagi intensitas kendaraan pengangkut material tambang jenis batu kalsit, nyaris tidak pernah surut tiap harinya.

Susilo, salah satu pengguna jalan menyebut debu pekat dan beberapa ruas jalan sudah tak lagi beraspal, meresahkan. Terlebih, penambalan jalan rusak di sekitar wilayah Narukan Kecamatan Kragan, dilakukan dengan material jenis trash yang mudah memunculkan debu.

Warga sempat bergumam melancarkan unjuk rasa, agar perbaikan jalan disegerakan. Namun dirinya belum tahu kapan. Dia mengaku mendengar rencana pemerintah yang akan segera membeton ruas jalan ini. Hanya saja, hingga Jumat (12/9), belum ada tanda-tanda akan segera ditangani.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Rembang Raharjo mengatakan, paket peningkatan jalan Pandangan-Sedan sudah kembali dilelangkan. Ia menyebut, sudah ada enam penawar proyek senilai Rp15 miliar itu. Kini pihaknya sedang menanti hasil verifikasi kelengkapan berkas dari setiap penawar.

Dia optimistis lelang tak akan gagal lagi. Sebelumnya, dua kali ditawarkan, proyek ini tidak ada penawarnya. Jika pun ada, mereka tak memenuhi syarat. Ia juga mengatakan, proyek pembetonan jalan Pandangan-Sedan akan digarap dengan metode percepatan selama 90 hari.

Menurut Raharjo, panjang jalan yang dibeton sekitar 3,5 kilometer, namun memang dilakukan di beberapa titik. Pengerjaan dilakukan dengan menggarap satu sisi jalan lebih dulu, sehingga nantinya tidak akan banyak mengganggu arus lalu lintas.

Raharjo menambahkan, kendati nantinya juga ada masa sanggah, dirinya tetap yakin pelaksanaan proyek tersebut tidak molor dari tahun ini. Jika prosesnya mulus, maka kontrak pekerjaan sudah akan bisa dilakukan akhir September dan mulai dikerjakan pada pertengahan Oktober.

Pengumuman pemenang lelang ini baru akan dilakukan pertengahan pekan depan. Sebelumnya, DPU juga baru saja meneken kontrak dua pekerjaan yang sempat dua kali gagal lelang. Dua proyek itu adalah perbaikan Jalan Sarang-Sedan-Pamotan-Gunem-Sale dan Jalan Lumba-lumba Tasikagung. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan