Intensitas Hujan Masih Tinggi, Petani Kesulitan Keringkan Padi

Kamis, 4 April 2013 | 18:38 WIB

SULANG, MataAirRadio.net – Sebagian petani di Kecamatan Sulang mengaku kesulitan mengeringkan padi hasil panen lantaran masih tingginya intensitas hujan yang turun di daerah itu. Akibatnya, warna bulir padi menjadi kehitam-hitaman karena tidak bisa kering secara sempurna.

Salah seorang petani asal Desa Rukem Kecamatan Sulang, Nasikin kepada reporter MataAir Radio, Kamis (4/4) siang mengatakan, dirinya membutuhkan waktu berhari-hari untuk menjemur padi hasil panenannya. Padahal biasanya, ia hanya memerlukan waktu maksimal tiga hari untuk mengeringkan 50 sak padi hasil panen.

Selain faktor cuaca, kesulitan melakukan penjemuran juga disebabkan lantaran minimnya petani di daerahnya yang memiliki lantai jemur memadai.

Warga terpaksa memanfaatkan jalan kampung untuk disulap menjadi lantai jemur. Itu pun warga harus bergantian menggunakan jalan lantaran hampir semua petani tengah memasuki masa panen.

Hal senada dikatakan Solikin, petani lainnya asal Desa Karangharjo, Kecamatan Sulang. Menurutnya, minimnya panas membuat proses pengeringan membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya.

Akibat lamanya waktu pengeringan, pekerjaan lain seperti mengolah lahan untuk persiapan walik dami menjadi terbengkalai lantaran konsentrasi waktu dan tenaga mereka terfokus pada proses pengeringan padi.

Atas kondisi cuaca seperti ini, petani hanya bisa berharap kondisi cuaca segera kembali bersahabat sehingga proses penjemuran padi bisa optimal sehingga kualitas padi hasil panen tetap berkualitas. (Muhtarom)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan