Idealnya, Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

Sabtu, 21 April 2012 | 14:35 WIB


PAMOTAN – Lunturnya beberapa bentuk kearifan lokal yang bertujuan menciptakan kondusivitas lingkungan di tengah-tengah masyarakat, seperti ronda malam membuat ngenes Camat Pamotan, Wiyoto.

Saat dihubungi koran ini, Jumat (20/4), pejabat yang pernah tinggal lama di Bumi Papua itu mengungkapkan, sesungguhnya keamanan lingkungan idealnya merupakan tanggung jawab bersama semua lapisan masyarakat dan bukan hanya pihak keamanan saja.

“Pada konteksnya yang menyangkut keamanan lingkungan merupakan tanggung-jawab bersama meliputi semua aspek masyarakat. Tetapi koordinator dalam hal ini adalah stake holder masing-masing daerah serta pihak kemanan,” terangnya.

Wiyoto mengatakan, sudah seyogyanya semua masyarakat mempunyai sumbangsih pikiran dan tindakan yang menyangkut ketentraman bersama. Jika semua itu dilakukan, tambah dia, maka hal-hal yang mengarah kepada tindakan-tindakan yang merugikan masyarakat setidaknya bisa diminimalisir.

“Kalau anda ingat jaman dulu di desa ada istilah jogoboyo yang memiliki tanggung jawab perihal keamanan kampung atau dusun,” katanya.

Namun demikian Wiyoto juga kembali menegaskan, semua itu tetap harus dalam kendali koordinator pihak terkait. Bahkan, ia berpendapat lunturnya beberapa bentuk kearifan lokal juga merupakan dampak negatif dari reformasi.

“Secara obyektif sesungguhnya hal itu merupakan dampak negatif dari reformasi. Secara konteks memang ada dua implikasi dari sebuah reformasi, selain negatif tentu juga positif. Dan semua itu tergantung bagaimana kita menyikapinya,” jelasnya.

Untuk itu, ia berharap semua jajaran lapisan masyarakat, tanpa terkecuali pemerintah desa, lebih intens lagi menjalin komunikasi dan koordinasi menghidupkan kembali beberapa kearifan lokal, seperti ronda malam agar lebih tercipta lingkungan yang aman dan nyaman.

“Saya kira kalau dalam ranah pedesaan, hal itu tanggung jawa kepala desa dan jajarannya untuk melakukan koordinasi. Namun secara keseluruhan hal itu tetap dalam kendali pihak keamanan,” tandasnya. (Ilyas)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan