Hutan Rakyat Terbakar Di Tengah Khusyuk Hataman Alquran

Kamis, 16 Agustus 2012 | 08:31 WIB
ilustrasi.

Kragan, mataairradio.net – Sekitar empat hektare hutan rakyat di Bukit Gambang wilayah Desa Terjan, Kecamatan Kragan, Rabu (15/8) petang sekitar pukul 18.00 WIB, ludes terbakar.

Menurut keterangan Kepala Desa Terjan, Abdul Hadi saat dihubungi mataairradio.net, Kamis (16/8), kebakaran baru diketahui warga sekitar pukul 20.00 WIB ketika sebagian warga sedang menggelar hataman Alquran di masjid setempat.

“Warga seketika panik lantaran lokasi kebakaran cukup dekat dengan permukiman dan dikhawatirkan bakal melahap hutan rakyat lainnya yang lebih luas. Kami bersama warga langsung berbondong-bondong melakukan pemadaman dengan sarana seadanya,” katanya.

Berkat kerjasama warga termasuk yang semula khusyuk hataman, sekitar satu jam api berhasil dipadamkan. “Petugas pemadam kebakaran sampai ke lokasi dengan kondisi api sudah padam,” katanya.

Abdul Hadi menyebutkan, dari empat hektare hutan rakyat yang ludes terbakar itu masing-masing adalah milik Muhammad Supriyono, Tri Wahyudi, dan Mundirin, warga setempat.

“Kalau tanamannya paling banyak jati, mangga, dan bambu. Total kerugian belum tahu persis. Mungkin mencapai puluhan juta rupiahm” katanya.

Kades menduga, kebakaran itu terjadi akibat ulah seorang anak yang mengidap keterbelakangan mental dan sedang bermain korek api di sekitar hutan.

“Ia warga kami juga. Ia bermain korek api. Lantaran di kawasan hutan warga itu banyak berserakan daun jati kering, ia membakarnya dan api menjalar begitu cepat,” katanya.

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan