Hujan Perparah Kerusakan Jalan Sekararum-Landoh

Kamis, 21 November 2013 | 13:21 WIB
Wakil Bupati Abdul Hafidz (Berpeci) serta Kabid Jalan dan Jembatan DPU Rembang Raharjo mengecek kondisi ruas jalan di Kecamatan Sumber, belum lama ini.

Wakil Bupati Abdul Hafidz (Berpeci) serta Kabid Jalan dan Jembatan DPU Rembang Raharjo mengecek kondisi ruas jalan di Kecamatan Sumber, belum lama ini.

SUMBER, MataAirRadio.net – Peningkatan curah hujan cenderung memperparah kerusakan jalan pada ruas Sekararum Kecamatan Sumber hingga Landoh Kecamatan Sulang, sepanjang sekitar 10 kilometer. Pantauan MataAir Radio, Kamis (21/11) pagi), lebar lubang jalan yang rusak bertambah dari sebelumnya. Titik kerusakan jalan pun menjadi semakin banyak.

Selain akibat peningkatan curah hujan, kerusakan jalan di ruas tersebut juga diperparah oleh masih melintasnya sejumlah truk pengangkut tebu dan beberapa armada angkutan barang yang beberapa kali menghindari kemacetan di Jalur Pantura Batangan Pati.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang Raharjo mengaku malu belum bisa segera menangani kerusakan jalan tersebut. Dia mengaku tidak bisa berbuat banyak. Sebab, kebijakan pengalokasian anggaran untuk perbaikan jalan, masih sebatas pemeliharaan rutin.

Dia pun kembali mengulang pernyataannya belum lama ini, bahwa ruas jalan antara Sekararum hingga Landoh akan ditingkatkan dengan pembetonan secara spot-spot pada 2014.

Raharjo menambahkan, selain ruas jalan Sekararum hingga Landoh, pembetonan secara bertahap juga akan dilakukan pada ruas jalan Sulang hingga Sumber, dan Sumber Kaliori mulai 2014.

Dengan pembetonan jalan, Dinas Pekerjaan Umum berencana mengalihkan lalu lintas angkutan tebu, sehingga melewati jalur pinggir atau perbatasan Rembang-Pati. Langkah itu diambil agar jalan di wilayah perkotaan tidak cepat terjadi kerusakan.

Mengenai penanganan terhadap kerusakan jalan Sekararum hingga Landoh yang cenderung berlarut-larut, Raharjo menyebut, jalur tersebut masih cukup aman dilalui sekarang. Selama ini, penanganannya hanya bersifat darurat. Dia juga mengaku tidak bisa menggunakan dana tak tersangka tahun 2013, mengingat aturan pengikatnya kurang terpenuhi.

Dalam kebijakan umum anggaran pada APBD 2014 nanti, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang mengusulkan dana Rp7,5 miliar untuk peningkatan ruas jalan di wilayah barat Kabupaten Rembang. Raharjo berharap usulan yang rencananya dibiayai dengan dana alokasi khusus itu, dikabulkan seluruhnya. (Pujianto)




One comment
  1. RUSDI

    November 21, 2013 at 5:23 pm

    korupsi korupsi semakin marak, pendapatan kafid dari proyek ini semakin melangit.

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan