HNC Kembalikan Uang Hasil Penggelapan SPP

Senin, 27 Februari 2012 | 09:36 WIB


SUMBER – Oknum Sekretaris Unit Pengelola Kegiatan (UPK) PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Sumber Heni Nur Cahyanti, akhirnya mengembalikan uang sebesar Rp155,844 juta hasil penggelapannya dari dana simpan pinjam yang dikelola perempuan (SPP), Senin (27/2) pagi.

Pengembalian uang tersebut dilakukan tidak secara langsung oleh Heni, tetapi diwakili suaminya, Saat Jatmiko, kepada pihak UPK PNPM MPd Kecamatan Sumber di kantor UPK setempat, sesaat sebelum pelaksanaan Musyawarah Antar Desa (MAD) PNPM Mandiri Perdesaan di aula kecamatan.

Saat Jatmiko menyerahkan uang tunai sebesar Rp155,844 juta, dana yang dinyatakan dan diakui digelapkan oleh istrinya, kepada perwakilan tim penyelesaian kasus yang menyeret Heni, Suparman, dan disaksikan oleh jajaran pengurus UPK setempat.

Seperti diketahui, berdasarkan surat pernyataan pertama tertanggal 25 Januari 2012 yang dibuat Heni, ia menyatakan telah menggelapkan dana sebesar Rp75.844.000 berasal dari alokasi dana simpan pinjam sebesar Rp175 juta untuk sembilan kelompok perempuan.
Sembilan kelompok tersebut adalah Kelompok Arisan RT II 3 RW III, Dahlia II, Muslimat II, Anggrek RT 3 RW 4, Anyelir II, Tahlil III, Arisan RT 3 RW III, Yasinan RT 3 RW IV, dan Katering II, semuanya di Desa Sumber, Kecamatan Sumber.

Belakangan, Heni juga menyatakan telah menggelapkan dana sebesar Rp80 juta, berasal dari SPP Kelompok Tahlil, Rp20 juta, Kelompok Kenanga I/II sebesar Rp20 juta, dan Kelompok Kenanga Rp40 juta. Isi surat pernyataan itu menyebutkan bahwa dana tersebut digunakan atas nama Rukati, ibu dari Heni Nur Cahyanti.

Sebelumnya, permasalahan ini mencuat setelah Ketua Badan Pengawas UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Sumber, Gunanto, mengadakan audit investigatif sejak November 2011 lalu.

Pihak BP UPK PNPM MPd Kecamatan Sumber awalnya menaruh curiga terhadap temuan dalam laporan rutin bulanan atas perkembangan dana SPP di UPK Kecamatan Sumber. Beberapa kelompok mendapatkan pencairan dana SPP dengan besar pinjaman yang menyalahi standar operasional prosedur (SOP).

Sekretaris Tim Penyelesaian Kasus yang Menyeret Heni, Suparman mengatakan, pihaknya menyambut baik itikad baik oknum Sekretaris UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Sumber dengan mengembalikan dana dari SPP.

“Sesuai dengan SPP yang telah dinyatakan dibawa yang bersangkutan dengan total Rp 155,844 juta, semuanya dibayar lunas,” kata dia.

Mengenai temuan Badan Pengawas terkait adanya tunggakan pembayaran angsuran atas beberapa kelompok simpan pinjam yang dikelola perempuan sebesar Rp93 juta selama Januari 2012, Suparman mengatakan akan segera menindak lanjuti temuan tersebut. “Kami akan cek dan klarifikasi temuan itu dengan kelompok yang menunggak bayar,” kata dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan