Hendak Tangkap Teri, Dua Nelayan Tewas Tersambar Petir

Kamis, 7 Juni 2012 | 08:57 WIB


KOTA – Dua orang nelayan masing-masing asal Desa Pasarbanggi dan Tritunggal, Kecamatan Kota Rembang dikabarkan tewas tersambar petir saat hendak melaut menangkap ikan teri di Perairan Bandungharjo, Jepara, Kamis (7/6) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Sekretaris Desa Pasarbanggi, Maskud kepada suararembang menuturkan, warganya yang tewas tersambar petir itu adalah Iwan atau Setyawan (19), warga RT 3 RW 3 desa setempat.

Adapun warga Desa Tritunggal yang menjadi korban serupa adalah Sunyoto (22). Mereka menangkap ikan berempat dengan menggunakan perahu milik Mohfid yang juga menjadi awak “cokrik” itu.

“Mereka baru bertolak menangkap ikan jenis teri pada Rabu malam (6/6) pukul 20.00 WIB. Konon ikan jenis teri di Perairan Bandungharjo terbilang ‘along’ alias ramai,” kata dia.

Karena ramai itu, lanjut dia, dalam sepekan terakhir, puluhan nelayan Desa Pasarbanggi dan Tritunggal berbondong-bondong melaut untuk menangkan ikan teri di Perairan Bandungharjo.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari warga di Bandungharjo, Kecamatan Donorejo, Kabupaten Jepara, kata Maskud, saat nahas menimpa Iwan dan Sunyoto, keempat nelayan itu belum memperoleh ikan tangkapan.

“Jenazah keduanya langsung dibawa pulang ke rumah duka masing-masing. Dua jenazah dan dua korban selamat sampai di rumah duka sekitar pukul 13.00 WIB,” ujar Maskud.

Atas kejadian nahas tersebut, pihak desa akan segera melaporkannya ke pengurus KUD Saroyo Mino guna pencairan santunan. “Kalau dari desa belum tahu ada santunan atau tidak. Namun dari pihak KUD hampir pasti ada,” tegas dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan