Hama Penggerek Batang Meluas

Minggu, 29 Januari 2012 | 13:12 WIB

K O T A – Hama penggerek batang dan wereng batang coklat yang menyerang tanaman padi milik warga kini semakin meluas. Beberapa petani di Kecamatan Bulu dan Sulang mengaku resah dengan penyebaran jenis hama tersebut.

Pasalnya,  beberapa areal tanaman padi milik warga yang sebelumnya aman dari serangan hama tersebut, kini ikut-ikutan mengalami nasib serupa. Akibat serangan hama tersebut, bulir  padi menjadi tak maksimal bahkan bisa mengakibatkan gagal panen.

Kasus mencolok terjadi di beberapa lahan persawahan di Desa Mantingan, Kadiwono, Karangasem, Mlatirejo, Pasedan dan beberapa desa di Kecamatan Sulang  yang luasannya mencapai lebih dari 120 hektar.

Suparman, salah satu petani asal Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, mengaku cemas dengan serangan hama tersebut. Bayang-bayang gagal panen, selalu menghantuinya. Ia mengaku meski sudah melakukan penyemprotan, namun hama tersebut masih tetap saja sulit dikendalikan.

“Kami khawatir jika hal itu dibiarkan, akan semakin meluas dan berdampak pada menurunnya hasil panenan,” katanya, Ahad (29/1).

Koordinator pengamat hama Dinas Pertanian Dan Kehutanan Kabupaten Rembang, Sri Hartono membenarkan masalah tersebut. Pihaknya mengaku telah menerima laporan dan telah melakukan tindakan agar hama tersebut tidak meluas secara membabi buta.

“Hama penggerek batang harus segera diantisipasi oleh petani dengan cara penyemprotan. Jika penyemprotan itu dilakukan serentak dan bersama-sama, maka  penyebaran hama tersebut dapat dihindarkan,” katanya.

Untuk menghindari meluasnya hama, pihaknya terus mengupayakan penyaluran bantuan pestisida jenis Centadyne kepada petani untuk mengendalikan serangan hama wereng batang coklat.

“Penyemprotan bersama sama merupakan langkah tepat untuk mencegah meluasnya hama. Kalau nantinya obat pestisida masih kurang, petani dipersilahkan mengajukan lagi. Penanganan cepat harus dilakukan agar hama tak meluas. Begitu serangan sudah parah, maka akan sangat sulit diatasi lagi,” katanya. (Rom)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan