Pembangunan Gedung Baru PMI Rembang Molor

Selasa, 16 Juli 2013 | 14:56 WIB
Molornya pembangunan Gedung PMI Kabupaten Rembang bukan karena kendala anggaran. (Foto:Puji)

Molornya pembangunan Gedung PMI Kabupaten Rembang bukan karena kendala anggaran. (Foto:Puji)

REMBANG, MataAirRadio.net – Pembangunan gedung baru PMI Kabupaten Rembang molor. Awalnya pembangunan gedung tiga lantai bernilai lebih dari satu miliar rupiah itu, direncanakan dilakukan pada April 2013. Namun sampai dengan Juli ini saja, desain rinci bangunan yang tengah disusun oleh pihak konsultan, masih belum tahu kapan selesainya.

Ketua PMI Kabupaten Rembang Hamzah Fatoni yang dikonfirmasi pada Selasa (16/7) siang menjelaskan, gedung baru PMI akan memiliki spesifikasi tertentu, sehingga pemilihan bahan dan kualitasnya berbeda dengan gedung yang lain.

Menurut Hamzah, perhitungan desain yang dilakukan oleh pihak konsultan memang belum selesai. Namun pihaknya memastikan molornya pembangunan bukan karena kendala anggaran sebagaimana spekulasi yang sedang berkembang. Sebab anggaran sudah dialokasikan.

Kondisi gedung PMI Kabupaten Rembang yang sekarang diakui Hamzah sudah tidak lagi representatif. Beberapa titik bangunan juga mulai lapuk.

Ia menyebutkan, bangunan sudah tidak memenuhi syarat untuk alur pelayanan, penyimpanan, maupun pemilihan darah dari para donor. Hamzah menegaskan, umur bangunan sudah mulai tua. Sementara untuk penambahan ambulans, akan ditambah satu lagi atau bersamaan dengan pembangunan gedung baru.

Sementara itu, Sekretaris PMI Kabupaten Rembang, Edi Murwanto juga mengakui, keberadaan gedung baru PMI sudah sangat mendesak, sebab di gedung PMI yang sekarang, ada banyak peralatan yang membutuhkan tempat lebih luas.

Kelak, menurut Edi, gedung baru unit donor darah akan berkelas nasional sebagaimana standar anyar Palang Merah Indonesia. Adapun pengadaan satu mobil ambulans baru akan dimanfaatkan untuk menunjang operasional PMI dan untuk kebutuhan seperti kesiapsiagaan bencana. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan