Kantor Galangan Kapal Kalipang Ludes Terbakar

Sabtu, 23 Februari 2013 | 15:37 WIB

SARANG, MataAirRadio.net – Satu unit kantor galangan kapal berikut isinya yang berada di tepi ruas Jalan Pantura masuk wilayah Desa Kalipang Kecamatan Sarang, ludes terbakar pada Sabtu (23/2) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Pemilik kantor, Rasnadi kepada reporter MataAir Radio mengungkapkan, kobaran api kali pertama diketahui oleh Dullah, sang penjaga malam. Bos CV Nusa Indah ini tinggal di Desa Demaan Kecamatan Gunem. Kantor tersebut dipasrahkan kepada sang ayah, Sunardi.

Menurut Rasnadi, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting atau hubungan singkat arus listrik. Si jago merah menjalar dengan cepat dan meludeskan kantor berukuran 10×5 meter tersebut berikut isinya.

Ia menyebutkan, selain perlengkapan kantor seperti meja dan kursi yang terbakar, dokumen-dokumen penting pesanan garapan kapal juga turut ludes. Rasnadi menaksir kerugian mencapai Rp18 juta.

Sementara itu, petugas piket dari tim pemadam kebakaran Pemkab Rembang Sarpani menambahkan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi kebakaran pada dini hari tersebut.

Menurutnya, pihaknya menerima laporan adanya kebakaran di Kalipang Kecamatan Sarang sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Sementara, jarak antara Rembang menuju lokasi kejadian cukup jauh.

Karena itu, begitu sampai lokasi kebakaran, pihaknya tinggal memadamkan sisa api. Meski demikian, ia tetap menyemprotkan habis air dari dua tangki dan satu unit pemadam yang diterjunkan.

Kebakaran masih menjadi ancaman di Rembang, meski saat ini masih berlangsung musim penghujan. Terakhir kali, si jago merah tercatat mengamuk dan meludeskan rumah dan dua unit sepeda motor milik warga di Dusun Semen Desa Sekarsari Kecamatan Sumber pada 23 Januari lalu. Saat itu kebakaran juga mengakibatkan dua orang di rumah tersebut terluka bakar saat hendak menyelamatkan isi rumah. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan