Fokmas Lasem Minta BP3 Jateng Segera Turun Tangan

Rabu, 4 Juli 2012 | 06:24 WIB
Makam Sunan Bonang, Lasem. (Foto: Puji)

LASEM – Forum komunikasi masyarakat (Fokmas) Lasem meminta Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah untuk segera turun melakukan konservasi atas sebanyak 541 situs sejarah di daerah itu.

Pegiat Fokmas Lasem, Ernantoro kepada suararembang, Rabu (4/7) menjelaskan, upaya konservasi terhadap situs-situs bersejarah itu perlu segera dilakukan untuk menghindarkannya dari kepunahan.

“Kami berharap sebanyak 541 titik situs sejarah yang ada di wilayah Lasem sebagaimana hasil pendataan dari Balai Arkeologi (Balar) Yogyakarta bisa segera dikonservasi oleh BP3 Jateng,” terang dia.

Situs-situs yang kebanyakan terdiri atas barang-barang berbahan keramik dan rumah pecinan tersebut, menurut Ernantoro, rentan terhadap aksi penjualan atau pengalihfungsian bangunan oleh pemiliknya.

“Harapannya kalau cepat ada keputusan konservasi dari BP3 Jateng, maka bangunan-bangunan dan barang-barang tersebut akan bisa diselamatkan dari ancaman-ancaman tersebut,” tandas dia.

Memang, kata dia menyebutkan, awalnya Fokmas Lasem hanya merekomendasikan konservasi atau pelestarian terhadap 73 titik situs sejarah di Lasem.

“Namun, berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh Balai Arkeologi pada 2011 silam, justru ada sebanyak 541 titik situs sejarah di Lasem yang perlu dilindungi,” ujarnya.

Sampai dengan Juni 2012, imbuh dia, Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah baru menetapkan dan merekomendasikan sebanyak 122 titik situs sejarah di Lasem untuk dikonservasi.

“Kami pahami bahwa keputusan konservasi sebuah situs sejarah memang menjadi wewenang BP3 Jateng. Hanya saja, kami sangat berharap BP3 juga mempertimbangkan untuk mengonservasi sebanyak 419 titik situs sejarah lainnya di Lasem,” tegas dia.

Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya masih secara intens mengomunikasikan harapan tersebut kepada pihak BP3 Jateng.

Selain permohonan untuk segera mengonservasi situs-situs sejarah di Lasem, kata Ernantoro menambahkan, pihaknya pun tengah mengomunikasikan perkembangan usulan untuk menjadikan Lasem sebagai Cagar Budaya Kota seiring melimpahnya situs-situs sejarah di daerah itu.

“Sejauh ini jawaban BP3 Jateng masih diplomatis yakni akan menindaklanjuti usulan dari Fokmas sesuai jadwal yang ada di instansi tersebut,” ungkapnya. (Puji)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan