Duh, Rumah Dinas Baru Bupati Telan Lima Miliar

Minggu, 30 September 2012 | 02:13 WIB
Kawasan bagian belakang kompleks Museum Kartini Rembang yang bakal menjadi areal pembangunan rumah dinas baru Bupati setempat. (Foto: Pujianto)

KOTA, mataairradio.net – Pemerintah Kabupaten Rembang memutuskan membangun rumah dinas baru untuk Bupati setempat senilai tak kurang dari Rp5 miliar, di tengah kenyataan kerusakan parah jalan poros kecamatan di daerah itu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Hamzah Fatoni, Ahad (30/9), mengatakan keputusan membangun rumah dinas baru tersebut lantaran rumah dinas lama Bupati dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan Museum Kartini.

“Pembangunan rumah dinas baru Bupati Rembang kini sudah masuk pada tahapan penyusunan desain. Rumah dinas baru Bupati akan dibangun dengan anggaran tak kurang dari Rp5miliar dan dengan anggaran penyusunan desain sebesar Rp100juta,” terang Hamzah.

Sekda menyebutkan, rumah dinas baru Bupati tersebut akan dibangun di kawasan belakang Museum Kartini Rembang, sehingga akan menggusur lapangan tenis dan sebuah taman kanak-kanak.

“Sebab, rumah dinas Bupati mestinya memiliki fungsi historis atau kesejarahan dengan rumah dinas sebelumnya. Tak boleh dilepaskan (dari kawasan Museum Kartini). Terkait penggusuran, kami sudah siap merelokasnya,” jelasnya.

Mengenai nilai rumah dinas baru Bupati yang Rp5miliar, Hamzah menyatakan kalau itu memang di atas rata-rata. “Alasannya, rumah dinas untuk Bupati merupakan rumah dinas yang di atas standar atau ‘non-standard’,” tandasnya.

Kelak, beber Hamzah, rumah dinas baru Bupati itu akan memiliki dua akses, dari arah utara maupun selatan. “Pembangunannya menganut spesifikasi tata ruang dan estetika sebagaimana selazimnya rumah dinas untuk pejabat sekelas Bupati,” imbuhnya.

Namun, disinggung alasan kenapa pembangunan rumah dinas baru Bupati dibiarkan menggelinding di tengah kondisi kerusakan parah jalan poros kecamatan, Sekda enggan berkomentar banyak.

“Pemeliharaan jalan poros kecamatan juga jembatan, baru dianggarkan satu miliar rupiah melalui Perubahan APBD 2012. Sementara pembangunan rumah dinas baru Bupati akan dibiayai dari Perubahan APBD 2012 dan Induk APBD 2013,” paparnya. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan