Dua Truk Tabrakan, Dua Orang Patah Kaki

Selasa, 13 Maret 2012 | 08:53 WIB

KALIORI – Dua armada truk tanpa muatan terlibat tabrakan di jalur pantura kawasan Desa Purworejo, Kecamatan Kaliori, mengakibatkan dua orang masing-masing kernet dan sopir salah satu armada mengalami patah kaki, Selasa (13/3) sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika truk trailer warna hijau tak bermuatan bernomor polisi B 9061 FH yang dikemudikan Subakir (42), warga Mijen Semarang melaju kencang dari arah Surabaya (timur) dan memaksa menyalip sebuah truk tronton tak dikenal di depannya.

Padahal, dari arah berlawanan, melaju truk gandeng warna merah bernomor polisi L 8154 UB yang dikemudikan Ahmad Mulyono (33), warga Desa Soditan, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang.

“Saya sudah berupaya mengerem begitu melihat truk trailer itu memaksa menyalip. Namun, saat mengerem secara mendadak, ban dari armada yang saya kemudikan slip. Gandengan pun oleng ke kanan dan ditabrak truk trailer itu,” kata Ahmad Mulyono yang lolos dari maut.

Akibat kecelakaan itu, bagian depan truk trailer yang dikemudikan Subakir ringsek dan teronggok beberapa saat di jalur pantura berikut gandengan truk yang disopiri Ahmad Mulyono.

Sementara, gerbong utama truk gandeng, terjun deras ke tambak di sisi utara jalan. Ahmad dan kernetnya, Adi Sutrisno, serta seorang penumpang di bangku depan truk itu selamat meski terluka ringan.

Adapun, Subakir mengalami patah kaki kanan dan kirinya, sedangkan kernetnya, Misjianto mengalami patah kaki kiri. Namun, saat gerbong utama truk gandeng meluncur ke tambak, seorang pengendara sepeda motor yang melaju di sisi kiri jalur turut terserempet. Pengendara Yamaha Vega itu warga Desa Mojowarno, Kecamatan Kaliori, Suparlan (41).

Suparlan, Subakir, Misjianto, dan Adi Sutrisno dirawat di RSUD dr R Soetrasno Rembang. Seorang penumpang yang duduk dekat sopir truk gandeng langsung pulang menuju Lasem, sedangkan Ahmad Mulyono masih tampak membereskan celananya yang robek, di lokasi kejadian.

Kecelakaan tersebut pun menyebabkan arus lalu lintas di jalur pantura Kecamatan Kaliori sedikit tersendat. Tak lama kemudian, satu unit derek dari Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Rembang, segera mengevakuasi bangkai truk yang terlibat tabrakan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang AKP Dudi Pramudia berharap setiap pengemudi selalu waspada selama perjalanan di Jalur Pantura.

“Saat menyalip pastikan jarak aman. Meski jalan lebar dan mulus, tetap saja perlu berhati-hati,” kata dia sembari menambahkan pihaknya masih menanti kondisi kesehatan para pihak yang terlibat kecelakaan tersebut untuk penanganan lebih lanjut. (Puji)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan