DPRD Tak Gelar Sidang Selama Ramadan

Selasa, 16 Juli 2013 | 14:37 WIB
Sidang Paripurna Pengesahan APBD 2012 (Foto:Puji)

Sidang Paripurna Pengesahan APBD 2012 (Foto:Puji)

REMBANG, MataAirRadio.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Rembang tak menggelar sidang selama Ramadan 1434 Hijriah. Para wakil rakyat belum memiliki jadwal resmi selama bulan Puasa, kecuali rapat di tingkat komisi.

Kepala Sub Bagian Persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Rembang, Yulius Sudarno yang dihubungi Selasa (16/7) pagi menyebutkan, hanya ada dua agenda rapat sepanjang Ramadan. Kedua agenda itu adalah rapat di Komisi A yang membahas bantuan langsung sementara masyarakat atau BLSM dan rapat membahas raperda inisiatif.

Selain rapat tersebut, misalnya sidang paripurna, tidak ada agenda. Menurut Yulius, DPRD sebenarnya berharap dapat menggelar sidang untuk pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Plafon Perencanaan Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2014 pada Juli ini.

Namun sampai dengan 16 Juli 2013, Sekretariat DPRD belum menerima dokumen KUA PPAS dari pihak eksekutif. Dengan demikian, sidang paripurna membahas KUA PPAS APBD 2014 akan dilakukan setelah Lebaran.

Ketua Badan Legislasi DPRD Kabupaten Rembang Puji Santoso menambahkan, meski tidak ada agenda sidang resmi, namun anggota DPRD tetap menjalankan tugasnya masing-masing khususnya melakukan sejumlah pengawasan jalannya pemerintahan.

Pihaknya membenarkan, selama Ramadan ini, DPRD sebenarnya berharap sudah akan bisa membahas KUA PPAS APBD 2014. Apalagi Badan Musyawarah DPRD sempat akan menjadwalkan pembahasannya pada Juli 2013.

Meski tidak ada kegiatan sidang resmi, ditegaskannnya bahwa tugas DPRD seperti mengontrol jalannya pemerintahan ataupun menampung aspirasi masyarakat tetap dilakukan.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun MataAir Radio, pihak Pemerintah Kabupaten Rembang memang belum menyelesaikan dokumen KUA PPAS. Ada beberapa dinas yang belum merampungkan penyusunan anggaran sementaranya. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan