Dihantam Ombak, Satu Orang Hilang Dua Selamat

Senin, 18 Juni 2012 | 03:07 WIB


SLUKE – Dua orang selamat dan seorang lainnya hilang belum ditemukan setelah sebuah perahu nelayan dihantam ombak di Perairan Desa Pangkalan berjarak sekitar 30 mil dari bibir pantai, Sabtu (17/6) malam lalu sekitar pukul 19.00 WIB.

Sumber suararembang menyebutkan, kedua orang korban selamat adalah Maskuri (40) nelayan asal RT 3 RW 2 Desa Pangkalan Kecamatan Sluke dan Kastari (32) nelayan asal RT 3 RW 1 desa setempat. Sementara, seorang nelayan menghilang dan belum diketemukan adalah Kisnoto (45), nelayan asal RT 3 RW 1 desa yang sama.

Kejadian bermula ketika mereka bertiga berangkat melaut untuk menangkap ikan tongkol, Sabtu (16/6) siang. Saat itu cuaca laut teduh. Ombak pun normal.

Namun, sekitar pukul 17.00 WIB, cuaca berubah menjadi buruk. Dua jam berselang, sekitar pukul 19.00, mereka memutuskan mengangkat jaring yang telah ditebar.

“Saat kami menarik jaring, ombak besar datang dan menghantam perahu kami. Kami pun terjun ke laut setelah sebelumnya sempat meraih jeriken dan ‘blung’ untuk pelampung,” tutur Kastari, korban selamat saat ditemui suararembang menjalani perawatan medis di Puskesmas Sluke, Senin (18/6).

Maskuri dan Kisnoto berpegangan “blung”, sementara Kastari berpegangan jeriken. Mereka mengapung di laut hingga Minggu (17/6) dini hari pukul 03.00 WIB sebelum mendapat pertolongan.

“Saya yang berpegangan jeriken sebagai pelampung, bergerak mencari pertolongan. Alhamdulillah saya ketemu perahu nelayan asal Pandangan Kragan,” kata Kastari menambahkan.

Namun, setelah menyelamatkan Kastari, perahu nelayan asal Pandangan itu hanya berhasil mengevakuasi Maskuri. “Sementara, Kisnoto lepas dari pegangan dan tenggelam. Ia tak bisa berenang,” ungkapnya.

Sampai dengan berita ini turun, Kisnoto masih dalam pencarian. Ketua Paguyuban Nelayan Pangkalan, Kasturi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek Sluke dan Kamla untuk melakukan penyisiran.

“Karena angin timuran, kuat dugaan korban Kisnoto terbawa arus ke arah timur. Kami masih melakukan pencarian bersama nelayan lainnya,” ungkapnya.

Kapolsek Sluke AKP Joko Santoso menambahkan, lima anggota Polsek dan 4 petugas dari Kamla Rembang sejauh ini masih berupaya melakukan pencarian, namun hasilnya masih nihil. (Puji/Trisno)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan