Diduga Selingkuhi Istri Warga, Oknum Guru Dibogem Mentah

Kamis, 1 Maret 2012 | 07:34 WIB


SUMBER – Seorang guru olahraga pada Sekolah Dasar Negeri Grawan 1, Kecamatan Sumber, Wiyono (46), Kamis (1/3) pagi sekitar pukul 07.00, dihadiahi beberapa kali bogem mentah oleh Subal (47), warga setempat, lantaran diduga telah berselingkuh dengan istrinya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, Subal yang telah merah kuping karena mendengar gosip santer bahwa istrinya telah berselingkuh dengan guru asal Desa Landoh Kecamatan Sulang tersebut diduga sengaja menanti korban di warung makan langganan Wiyono.

Subal yang belum genap tiga hari berada di rumah, sepulang dari bekerja sebagai TKI di Malaysia, langsung melayangkan pukulan ke wajah dan tendangan ke dada Wiyono, begitu yang bersangkutan hendak masuk ke warung makan milik Tasmin, pagi (1/3) itu. Wiyono pun tak kuasa melawan. Ia jatuh tersungkur.

Sementara Subal segera meninggalkan tempat kejadian setelah insiden itu. Ketika hendak dikonfirmasi akan musabab dari peristiwa tersebut, yang bersangkutan sudah tidak ada di kediamannya, RT 14 RW 1 Desa Grawan, Kecamatan Sumber.

Belakangan, aksi gelap mata Subal tersebut diduga juga dipicu oleh gugatan cerai dari sang istri yang dilayangkan ke Pengadilan Agama Rembang. Gugatan cerai itu pun disinyalir karena kehadiran orang ketiga dari pasangan yang telah dikaruniai dua orang anak tersebut. Dan orang ketiga tersebut diduga Wiyono.

Namun, Wiyono membantah tudingan tersebut dengan menyatakan tidak pernah berselingkuh dengan istri orang yang telah memukulinya.

“Saya tidak tahu tentang orang yang melakukan pemukulan itu. Saya pun tidak jelas alasan dia memukul. Soal tudingan menyelingkuhi istrinya, itu tidak benar,” kilah Wiyono saat ditemui di salah satu ruang rawat di Puskesmas Kecamatan Sumber.

Namun, ia justru menyebut bahwa Subal adalah seorang yang suka mabuk. “Saya hanya tahu Subal itu suka mabuk. Namun, soal alasan dia melakukan pemukulan, saya tidak jelas,” kata dia.

Meski membantah telah berselingkuh dengan seorang istri warga setempat, namun Wiyono justru membeber bahwa dirinya baru saja bercerai. “Tidak hanya dada saya yang terasa sakit akibat ditendang oleh pelaku, saya juga baru saja bercerai dengan istri,” kata dia seraya mengaku sudah mengadukan kejadian yang menimpanya ke Polsek Sumber.

Kepala Polsek Sumber Ajun Komisaris Polisi Bibit AS mengatakan sedang melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. “Kami masih menunggu kondisi kesehatan korban sedikit pulih untuk dimintai keterangan. Hanya, kami telah memerintahkan anggota untuk mengamankan Subal,” kata dia.

Menurut Kapolsek, Subal tetap terancam jeratan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara. “Kami masih selidiki keberadaan Subal,” kata dia. (Puji)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan