Diduga Membelok Tanpa Reting, Truk Tabrak Motor

Rabu, 27 Maret 2013 | 15:50 WIB

 

sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam bernomor K 2546 FM yang dikendarai korban. (Foto:Puji)

Sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam bernomor K 2546 FM yang dikendarai korban. (Foto:Puji)

KALIORI, MataAirRadio.net – Truk engkel sarat muatan yang dikemudikan Rudi Firmansyah warga Grobogan menabrak sepeda motor yang dikendari Ngusrin (28) warga Desa Mlatirejo Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang di Jalur Pantura masuk wilayah Dusun Matalan Desa Purworejo Kecamatan Kaliori, Rabu (27/3) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Dari keterangan yang dihimpun reporter MataAir Radio, kecelakaan bermula ketika truk bernomor polisi H 1535 UY itu hendak menyalip kendaraan truk lain di depannya. Namun, di depan truk yang hendak disalip itu, sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam bernomor K 2546 FM yang dikendarai korban memotong jalan karena hendak membelok.

Sapto Widodo, kernet truk engkel tersebut mengungkapkan, korban tidak memberikan isyarat belok dengan menyalakan lampu reting dan karena jarak antara truk dua kendaraan sudah terlalu dekat, maka kecelakaan pun tidak bisa terhindarkan. Korban menderita luka robek di bagian belakang kepala.

Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan tersebut, termasuk apakah korban memberikan sein atau isyarat lampu reting sebelum membelok atau tidak. Namun yang jelas, sopir truk engkel dibantu warga di sekitar tempat kejadian, langsung membawa Ngusrin ke rumah sakit agar segera mendapatkan pertolongan medis.

Sukarji, kakak kandung korban mengatakan, sebelum nahas itu sang adik hendak mengantarkan kiriman berkat sepasaran dari Mlatirejo ke kediamannya di Matalan. Ia mengaku bersyukur adiknya masih lolos dari maut dan hanya menderita luka robek di kepala dan masih sadar diri.

Jalur Pantura Kaliori memang kerap memakan korban. Pihak Satlantas Polres Rembang mengimbau pengendara sepeda motor maupun pengemudi truk atau mobil pribadi tidak memaksakan diri menyalip jika pandangan terhalang. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan