Cara Sederhana Merawat Motor Metik Injeksi

Wednesday, 3 June 2015 | 09:51 WIB
Ilustrasi (Foto: Rif)

Ilustrasi (Foto: Rif)

 

mataairradio.com – Metik injeksi akhir-akhir ini menarik perhatian para pecinta roda dua, karena matik injeksi memiliki banyak kelebihan dibanding matikc karburator, matic injeksi sudah memiliki teknologi yang tinggi karena motor tersebut sudah tidak memakai karburator lagi.

Injeksi bukan saja membuat umur mesin panjang tapi injeksi dapat menekan penggunaan bahan bakar lebih irit, meskipun injeksi sudah hampir sempurna tapi kita harus rutin merawatnya agar performa motor terjaga dan tetap irit.

Berikut adalah beberapa cara mudah untuk merawat motor metik agar performa selalu terjaga, terawat dan tetap irit. yaitu dengan cara:

1. Disarankan sebelum pergi mengendarai motor metik injeksi panaskan dahulu mesinnya, sekitar 1 sampai 5 menit, waktu sebentar itu sudah cukup untuk memanaskan mesin dan membuat pembakaran jadi sempurna.

2. Pada saat mengendarai metik injeksi, pengendara jangan sering mengubah kecepatan laju motor secara mendadak, awalnya cepat tiba-tiba mengerem atau sebaliknya, alasannya cara seperti ini bisa membuat usia mesin pendek.

3. Selalu cek kondisi tanki bensin, jangan membiarkan kondisi tangki bensin dalam keadaan kosong. Mengisi bensin tak perlu menunggu bensin hingga jarum menunjuk arah huruf E atau empty. Mesin injeksi tidak boleh kehabisan bensin.

4. Mengganti oli transmisi motor metik injeksi secara rutin, cara ini bisa menjadi solusi untuk mencegah keausan komponen mesin metik  injeksi, untuk penggantian maksimal oli transmisi setiap 5 ribu km dan oli mesin secara berkala setiap 1000 km.

5. Selalu periksa kondisi busi dan aki. Sebab, kedua perangkat tersebut membuat motor metik injeksi bertenaga dan melaju kencang. Apabila aki atau busi sudah tidak berfungsi gantilah dengan yang baru dan orisinil di bengkel resmi.

6. Memeriksa kondisi vent belt dan roller secara rutin. Jika sudah tidak layak gantilah dengan yang baru dan orisinil.
Selalu perhatikan ruang transmisi, di ruangan transmisi terdapat komponen yang rentan kotoran. Bersihkanlah ruang transmisi secara berkala setiap 4 ribu km.

7. Motor metik  injeksi biasanya menggunakan single shockbreaker, maka ganti oli shockbreaker maksimal setiap 10 ribu km. Biasanya bila oli shockbreaker metik  sudah mulai harus di ganti ditandai dengan suara mendecit kalau digunakan melewati jalan yang tidak rata.

 

Sumber: motormobile.net
Editor: Arif Bahtiar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan