Camat-Kades Diminta Inventarisasi Wajib e-KTP Berkebutuhan Khusus

Selasa, 3 Juli 2012 | 07:18 WIB
Perangkat “mobile” e-KTP di Rembang. (Foto: Puji)

REMBANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) Kabupaten Rembang meminta camat dan kepala desa di kabupaten itu untuk menginventarisasi keberadaan wajib elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP) yang berkebutuhan khusus menyusul telah datangnya perangkat “mobile” e-KTP.

Kepala Dinpendukcapil Kabupaten Rembang, Shodiq kepada suararembang, Selasa (3/7), menjelaskan, pendataan keberadaan wajib e-KTP berkebutuhan khusus tersebut diperlukan untuk memetakan daerah mana dulu yang akan didatangi perangkat “mobile” e-KTP.

“Wajib e-KTP yang berkebutuhan khusus seperti penderita lumpuh, orang-orang jompo, cacat yang tidak memungkinkan di bawa ke tempat perekaman di kecamatan terdekat, dan warga berkebutuhan khusus lainnya agar di data di tiap-tiap desa dan per kecamatan untuk di-‘cover’ dengan perangkat ‘mobile’ e-KTP,” jelas Shodiq.

Perangkat e-KTP “mobile” berisikan sejumlah peralatan sebagaimana perangkat perekaman data elektronik kartu tanda penduduk yang ada di setiap kecamatan selama ini, yakni berisikan perlatan antara lain kamera, alat perekam sidik jari, perekam retina, dan alat perekam tanda tangan wajib e-KTP.

“Perangkat ‘mobile’ e-KTP sudah tiba belum lama ini, sehingga kami minta pendataan warga berkebutuhan khusus yang belum tersentuh perekaman e-KTP di masing-masing kantor kecamatan agar segera didata,” katanya menekankan.

Ia menambahkan, nantinya setelah perekaman data bagi wajib e-KTP berkebutuhan khusus sudah tuntas, akan dilanjutkan dengan perekaman data elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP) bagi tahanan dan narapidana di Kabupaten Rembang.

“Begitu inventarisasi wajib e-KTP berkebutuhan khusus sudah selesai, secepatnya kami akan melakukan koordinasi dengan pihak Rutan Kelas IIB Rembang untuk perekaman data e-KTP bagi para tahanan dan narapidana,” katanya menambahkan.

“Sejauh ini, perekaman bagi mereka (tahanan dan narapidana, red.) dijadwalkan di akhir masa perekaman setelah wajib e-KTP reguler selesai. Sekitar awal Oktober mendatang,” sambung dia. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan