BPBD Belum Prioritaskan Perbaikan Talut Santren

Rabu, 6 Maret 2013 | 15:35 WIB
Talut di Dusun Santren  Sedan yang longsor pada awal Januari 2013.

Talut di Dusun Santren Sedan yang longsor pada awal Januari 2013.

SEDAN, MataAirRadio.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang menyatakan belum akan memprioritaskan perbaikan talut di Dusun Santren Desa Sedan Kecamatan Sedan yang longsor pada awal Januari 2013.

Kepala BPBD Kabupaten Rembang Suharso yang dihubungi reporter MataAir Radio, Kamis (7/3) pagi mengatakan, penanggulangan talut Santren membutuhkan dana cukup besar.

Sementara pada tahun ini, pihak BPBD sudah banyak mengagendakan kegiatan penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Rembang. Suharso menegaskan, pihaknya belum berani memastikan kapan penanganan longsor talut dilakukan.

Suharso berjanji akan segera melakukan perencanaan terkait longsornya talut Santren. Pihaknya juga akan memprioritaskan penanganan longsornya talut itu dalam kegiatan BPBD selanjutnya.

Sekalipun demikian, Suharso tak berani menjamin, penanganan longsor talut Santren akan dilakukan pada 2013 ini mengingat keterbatasan anggaran.

Terkait dengan dampak longsor yang juga menyeret rumah seorang warga dusun setempat, Suharso menyatakan, pihaknya akan mengkaji apakah perlu diberikan bantuan atau tidak.

Menurutnya, BPBD memerlukan bukti dan fakta jelas, terkait dampak-dampak yang ditimbulkan oleh sebuah bencana alam. Suharso juga memastikan, dalam laporan yang diterima BPBD beberapa hari setelah longsor, tidak tertulis rumah seorang warga bernama Khomsatun yang terkena dampak dari longsor.

Seperti diberitakan sebelumnya, talut di Dusun Santren Desa Sedan Kecamtan Sedan longsor pada awal Januari 2013. Longsor tersebut dilaporkan menyeret sebuah rumah milik Khomsatun, seorang janda miskin di dusun tersebut.

Setidaknya hingga 6 Maret 2013, longsornya talut belum mendapatkan penanganan apapun dari pihak terkait. Padahal wilayah itu masih sering diguyur hujan, sehingga dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan. (Ilyas Al Mustofa)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan