BPBD Hanya Tangani Satu Titik Longsor Dadapan

Senin, 25 Maret 2013 | 16:49 WIB
Salah satu dari empat titik longsor di Desa Dadapan Kecamatan Sedan (Foto:Ilyas)

Salah satu dari empat titik longsor di Desa Dadapan Kecamatan Sedan (Foto:Ilyas)

SEDAN, MataAirRadio.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang hanya akan menanggulangi satu titik dari empat titik longsor di wilayah Desa Dadapan Kecamatan Sedan.

Kepala Desa Dadapan Samari kepada reporter MataAir Radio, Senin (25/3) siang mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, pihak BPBD hanya akan menanggulangi titik longsor yang berada di Dusun Ngemplak desa setempat.

Samari menyebutkan, titik longsor yang bakal ditanggulangi oleh BPBD itu bukan yang terparah, sebab titik longsor yang mengkhawatirkan justru ada di Dusun Krajan. Namun karena terbentur anggaran, maka longsor yang berada di Dusun Ngemplak yang sengaja didahulukan.

Sementara untuk tiga titik longsor lainnya, masing-masing di Dusun Krajan, Dusun Siwalan Sukun, dan Dusun Macan Ireng, diagendakan untuk ditangani pada tahun selanjutnya.

Samari menambahkan, kepastian penanggulangan titik longsor di Dusun Ngemplak diterima pihak desa, setelah BPBD untuk kali ketiga berkunjung ke Desa Dadapan. Namun meski sudah ada gambaran bakal ditangani, pihak desa belum menerima kabar mengenai kapan perbaikan bakal dilakukan.

Samari juga belum mengetahui pasti jumlah anggaran yang akan digelontorkan untuk perbaikan titik longsor tersebut. Namun, pihaknya menyatakan rasa terima kasih seandainya longsor di Dusun Ngemplak diperbaiki oleh BPBD dalam waktu dekat.

Seperti diketahui, ada empat titik longsor di wilayah Desa Dadapan Kecamatan Sedan yang muncul sejak awal Februari lalu. Longsor kala itu sudah mengakibatkan kerugian hingga Rp200 juta. (Ilyas Almustofa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan