Warga Bogorame Kini Bebas dari Kekeringan

Wednesday, 4 September 2013 | 16:00 WIB
Ada dua embung yang digarap secara swadaya oleh masyarakat Desa Bogorame Kecamatan Sulang. (Foto:Puji)

Ada dua embung yang digarap secara swadaya oleh masyarakat Desa Bogorame Kecamatan Sulang. (Foto:Puji)

SULANG, MataAirRadio.net – Salah satu desa langganan kekeringan di Kecamatan Sulang yakni Desa Bogorame, tahun ini terbebas dari kekurangan air bersih. Lebih dari 340 keluarga di desa itu, kini tak perlu repot berburu air bersih hingga Desa Kemadu, kecamatan yang sama, dengan jarak sekitar sepuluh kilometer.

Sujono, salah seorang warga di RT 1 RW 2, Rabu (4/9) siang mengatakan, persediaan air bersih untuk sepanjang musim kemarau ini terbilang cukup, bahkan melimpah. Kondisi ini bertolakbelakang dengan tahun lalu. Ketika itu, warga harus berbondong-bondong mencari air hingga ke luar daerah.

Menurutnya, sejak ada dua embung yang digarap secara swadaya oleh masyarakat, krisis air bersih yang hampir selalu terjadi setiap musim kemarau datang, kini tidak lagi dialami warga. Mereka juga tidak lagi khawatir dengan kebutuhan minum ternaknya.

Galuh, warga lainnya di RT 2 RW 2 menambahkan, untuk mengambil air di embung anyar tersebut, warga dilarang menggunakan pompa air alias harus manual.

Ketentuan tersebut sudah disepakati warga untuk menghindari penggunaan air secara berlebihan. Debit air di dua embung yang luas totalnya mencapai dua hektare itu, diyakini cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di desa tersebut.

Galuh berharap, krisis air di desanya tidak lagi terjadi di musim kemarau pada tahun-tahun mendatang. Ia pun menginginkan agar embung itu bisa diselesaikan tuntas pembangunannya pada tahun depan.

Sementara itu, Kepala Desa Bogorame Budi Lestariyono mengatakan, debit air di dua embung anyar ini cukup untuk kebutuhan 340 keluarga di desanya.

Ke depan, ketika embung sudah dibangun tuntas, pemerintah desa berencana untuk mengelola penggunaan air sebagaimana PDAM. Model pengelolaan dibuat sebesar-besar untuk kembali pada kemakmuran masyarakat desa setempat. (Pujianto)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan