Setiap Anggota DPRD Rembang Dijatah Tablet

Selasa, 30 September 2014 | 14:02 WIB
Isi bagian rancangan tata tertib DPRD Rembang periode lima tahun ke depan. (Foto: Pujianto)

Isi bagian rancangan tata tertib DPRD Rembang periode lima tahun ke depan. (Foto: Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Setiap anggota DPRD Rembang bakal dijatah satu unit gawai atau perkakas jenis tablet mulai Oktober ini. Pengadaan gawai ini disebutkan untuk menunjang kinerja anggota DPRD, diantaranya terkait sejumlah peraturan anyar dari Pusat yang bisa diunduh secara cepat.

“Saya mendengar rencana pengadaan tab (tablet). Rencananya tab4. Mungkin harganya sekitar Rp7juta per unit. Untuk sejumlah 45 orang sekitar Rp315 juta,” ungkap Sekretaris Tim Pembahasan Tata Tertib DPRD Rembang Puji Santoso, Selasa (30/9) siang.

Menurut Puji, pengadaan gawai jenis tersebut dianggap penting dan diperlukan. Sebab, selama ini undangan rapat bagi setiap anggota dewan hanya melalui surat secara langsung ke kediaman. Model semacam ini dianggap kurang efektif.

“Kalau mengirim undangan ke setiap anggota DPRD di masing-masing kediaman, memakan waktu dan biaya. Ongkos kurir surat bisa mencapai Rp800 ribu per sekali topik pengiriman. Belum lagi kalau tidak bertemu dengan anggota dewan yang bersangkutan,” terangnya.

Di dalam rancangan tata tertib DPRD Pasal 68 Ayat (4) disebutkan bahwa undangan rapat-rapat DPRD dapat berbentuk tertulis, elektronik (email), dan pesan singkat (SMS) resmi. Namun bentuk undangan yang diutamakan adalah dalam bentuk tertulis.

“Email atau SMS tidak lantas meniadakan surat tertulis terhadap undangan rapat anggota DPRD. Surat tertulis tetap dibutuhkan sebagai dokumentasi,” tandasnya .

Diakuinya, pengiriman undangan melalui email bisa menuai kendala. “Ya kalau terhadap anggota dewan yang belum terampil berinternet, memang bisa menjadi persoalan. Tetapi mereka bisa belajar. (Kalau jaringan telekomunikasinya terjadi ‘error’) Bisa di-kaver SMS juga,” tambahnya. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan