Amblas di Puluhan Titik, Paving Tiga Miliar Rupiah Diperbaiki

Kamis, 12 Desember 2013 | 16:10 WIB

Belum genap tiga bulan sudah rusak. dimanfaatkan,
SALE, MataAirRadio.net – Paving jalan di sepanjang ruas Sale hingga Tahunan sepanjang delapan kilometer mengalami amblas di puluhan titik sejak dibangun pada setahun yang lalu. Pemavingan jalan yang menelan anggaran lebih dari tiga miliar rupiah itu, kini berujung perbaikan pada titik yang amblas.

Nasirun, seorang pekerja proyek mengaku mulai melakukan perbaikan pada titik paving yang amblas pada Kamis (12/12) ini. Menurutnya, semua titik paving yang amblas ditata ulang dan diperkuat konstruksinya. Rencananya, perbaikan butuh waktu kurang lebih satu bulan ke depan.

Nasirun juga mengakui, semakin hari, jumlah titik paving jalan yang amblas terus bertambah. Jumlahnya memang puluhan titik. Jumlah paving yang amblas berpotensi tambah seiring berlangsungnya musim penghujan.

Sebagai salah satu pekerja senior pemavingan, Nasirun menampik, amblasnya paving jalan sebagai akibat dari kualitas proyek yang kurang baik. Menurutnya, kondisi tanah di sepanjang ruas jalan cenderung labil. Kondisi itu masih ditambah oleh banyaknya kendaraan tambang yang melintas pada setiap harinya.

Belum lagi, kualitas jalan dengan paving tidak cukup mampu untuk menampung kendaraan besar pengangkut alat berat yang kerap kali melintas. Ruas jalan sejak Sale hingga Tahunan sering dilewati pengangkut backhoe mengingat lokasi setempat banyak usaha pertambangan.

Rasdi salah seorang warga Desa Gading Kecamatan Sale menilai, amblasnya paving jalan tidak serta merta karena kondisi tanah yang labil dan banyaknya armada tambang yang melintas. Dia menduga, kualitas pengerjaan proyek asal-asalan, sehingga kualitasnya buruk.

Bersama warga lain, Rasdi berharap perbaikan paving jalan amblas ini dikerjakan secara serius. Penataan ulang dan penguatan konstruksi agar benar-benar diwujudkan dengan niat memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat. (Ilyas al-Musthofa)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan