ADD Puluhan Juta Terancam Sia-Sia

Rabu, 9 Mei 2012 | 07:45 WIB


KOTA – Alokasi Dana Desa (ADD) Kabongan Lor sebesar tak kurang dari Rp40 juta terancam sia-sia, apabila Bupati Rembang Mochammad Salim tidak segera mengeluarkan surat keputusan pengangkatan dan penetapan Minanus Suud sebagai pejabat sementara (Pjs) kepala desa setempat.

“Kami memang diamanahi tugas sementara kepala desa, setidaknya untuk tiga bulan ke depan. Namun, kami tidak bisa berlaku banyak jika Bupati tidak segera menindaklanjutinya dengan sebuah SK pengangkatan dan penetapan Pjs,” terang Minanus Suud ketika dihubungi suararembang, Rabu (9/5).

Seperti diketahui Mantan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kepala Daerah (Kada) 2010 Kabupaten Rembang itu dipilih sebagai pejabat sementara Kepala Desa Kabongan Lor menggantikan Rusmanto yang diberhentikan selama tiga bulan lantaran menyandang status tersangka korupsi.

Minanus Suud yang juga Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) desa setempat itu secara aklamasi ditunjuk sebagai pengemban tugas pengelolaan Desa Kabongan Lor melalui musyawarah yang diselenggarakan Selasa (8/5) malam.

“Pada awal-awal menjabat sebagai Pjs ini, paling tidak kami akan melakukan penataan lembaga desa yang sudah lima bulan terakhir ini vakum, tanpa kegiatan,” tandas dia.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya akan melakukan koordinasi kembali lembaga-lembaga desa yang ada dan melakukan pengelolaan alokasi dana desa tahun ini yang sejauh ini memang belum dicairkan.

“Namun, khusus untuk pengelolaan ADD, Pjs atau pemerintah desa tidak bisa berbuat apa-apa (mencairkan, red.) jika secara yuridis, keberadaan pejabat sementara ini tidak dilegalkan dengan SK Bupati,” tandasnya lagi.

Namun, imbuh dia, dalam musyawarah yang digelar Selasa (8/5) malam itu juga telah dimufakati komitmen BPD Kabongan Lor dan Camat Rembang untuk menyikapi persoalan pelegalan Pjs dengan mengomunikasikannya ke Bupati Rembang. (Puji)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan