4 KK Masih “Nebeng” Tinggal

Sabtu, 9 Juni 2012 | 04:44 WIB

4 KK Masih “Nebeng” Tinggal
Sarang- Sebanyak 4 Kepala Keluarga (KK) warga Dusun Cerbung Desa Temperak Kecamatan Sarang saat ini masih “nebeng” atau menumpang tinggal di rumah sanak saudara atau tetangga terdekat. Pasalnya rumah milik mereka masih belum terbangun atau kondisinya sudah tidak layak huni setelah terhantam gelombang tinggi beberapa bulan yang lalu.
Muhadi, Kepala dusun setempat, Kamis (7/6) mengungkapkan, secara keseluruhan 4 KK yang saat ini masih menumpang tinggal karena rumah milik mereka terhantam gelombang tinggi beberapa bulan yang lalu.
“4 KK warga sini sementara harus rela menumpang tinggal, ada yang numpang tetangga, namun ada juga yang tinggal bersama saudara,” ungkapnya.
Keempat KK yang saat ini masih menumpang tinggal, kata Muhadi, adalah keluarga Samad, Jariyati, Rukmi serta Romlah. Ia menjelaskan, untuk keluarga Jariyati saat ini terpaksa tinggal bersama tetangga terdekat. sedangkan khusus Kelurga Samad, lanjutnya, tinggal di warung miliknya yang berada di pinggir jalan pantura, Sarang.
“Pak Samad tinggal di warung miliknya, Jariyati numpang tetangga dan keluarga Rukmi serta Romlah numpang di rumah saudaranya,” ujarnya.
Muhadi mengungkapkan, alasan mereka menumpang hingga saat ini adalah karena keterbatasan dana untuk memperbaiki atau membangun kembali rumah yang roboh oleh terjangan gelombang. Selain itu, tambah Muhadi, mereka juga masih sangsi atas ancaman gelombang yang mungkin kembali menerjang akibat belum idealnya beberapa titik batu penahan gelombang.
“Mereka rata-rata tidak punya biaya untuk memperbaiki atau membangun rumah. selain itu, mereka juga takut jika ombak kembali menerjang karena batu penahan gelombang belum ideal,” cetusnya.
Berkaitan dengan kelusilatan warganya tersebut, Muhadi juga memberikan informasi bahwa ada beberapa tawaran dari sejumlah partai politik yang berniat memberikan bantuan perbaikan atau pendirian rumah bagi warga yang menjadi korban.
“Mudah-mudahan kabar itu benar terealisasi,” tambahnya lagi. (Ilyas)
Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan