112 Warga Rembang Difasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 7 Agustus 2012 | 03:13 WIB
Ilustrasi. (Foto: ivanlukather.wordpress.com)

KOTA – Pemerintah Kabupaten Rembang bekerjasama dengan Himpunan Keluarga Rembang-Jakarta, memfasilitasi sebanyak 112 orang warga asal kabupaten itu yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya, mudik gratis.

Koordinator mudik gratis 2012 yang juga merupakan salah seorang pengurus Himpunan Keluarga Rembang-Jakarta, Hengky Condro, Selasa (7/8), mengatakan, 112 pemudik itu bakal ditempatkan dalam dua bus dan bakal meluncur dari Jakarta pada 18 Agustus mendatang.

“Rencananya ada dua unit bus PO Subur Jaya yang akan dikirimkan Pemkab Rembang ke Jakarta untuk menjemput pemudik,” terangnya kepada mataairradio.net.

Ia menjelaskan, sebenarnya setiap tahun pemerintah kabupaten ini memfasilitasi sejumlah warga untuk mudik gratis. Namun selama ini, Pemkab Rembang menyerahkan koordinasi penjemputan para pemudik kepada paguyuban di tingkat provinsi.

“Tahun ini, pemkab berinisiatif menyerahkan pengoordinasian mudik gratis kepada HKR. Kami senang bisa dilibatkan dalam program mudik gratis kali ini,” paparnya.

Beny Sasmita, Ketua I HKR menambahkan, program mudik gratis merupakan program nyata untuk warga Rembang yang berada di Jabodetabek.

“Memang tahun ini baru 112 orang yang difasilitasi mudik gratis, namun tahun depan semoga akan lebih banyak lagi yang difasilitasi (mudik gratis),” kata dia.

Disebutkan, dari 112 orang yang difasilitasi mudik gratis itu, 25 orang di antaranya merupakan warga Rembang yang bekerja di Tangerang, 18 orang bekerja di kawasan Pasar Minggu, dan 15 orang dari Bekasi.

“Sisanya dari berbagai daerah di Jakarta. Mereka adalah karyawan pabrik, pembantu rumah tangga, dan mahasiswa. Ada yang masih single, namun ada yang sudah berkeluarga,” katanya.

Ditambahkan, warga yang bakal turut dalam mudik gratis itu berasal dari berbagai daerah di Rembang, antara lain Lasem, Sluke, Sumber, dan Kota Rembang. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan