SMPN 3 Kragan Keluhkan Transportasi Siswa

Sabtu, 4 Februari 2012 | 02:22 WIB

KRAGAN – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Kragan memiliki kendala terbatasnya transportasi para siswa, kata Kepala SMP setempat, Harjanta.

Menurut kepala sekolah asli Klaten ini, banyak para siswa di sekolahnya harus rela berdesakan naik angkutan tosa ketika berangkat ke sekolah.

Kondisi itu, kata Harjanta, bisa jadi cukup mebahayakan keselamatan siswa itu sendiri. Pasalnya, berdasarkan informasi yang didengarnya kendaraan tosa yang kebanyakan dinaiki para pelajarnya selalu penuh sesak sedangkan jalanan yang harus dilalui banyak berlubang dan bergelombang.

“Sebenarnya kondisi itu cukup riskan, mengingat kondisi jalan di daerah sini banyak yang berlubang dan bergelombang,” jelasnya.

Namun, Harjanta tidak bisa berbuat banyak mengingat keberadaan angkutan yang relatif lebih layak masih minim dan jarang. Selain itu, lanjut dia, rata-rata jarak antara sekolah dengan tempat tinggal siswa juga cukup jauh.

Harjanta menerangkan, jarak rumah siswa terdekat berkisar 2 sampai 3 km. Jarak tersebut menurutnya cukup berat jika harus dilalui dengan bersepeda.

“Jarak terdekat antara sekolah dan rumah siswa ya 2 atau 3 km. Sebelah selatan dengan Desa Menoro Sedan, sedangkan sebelah utara dengan Desa Kendalagung Kragan,” terang guru yang bertugas di Rembang sejak tahun 1993 ini.

Harjanta juga menuturkan sesungguhnya pihaknya sempat mewacanakan untuk membeli kendaraan transportasi sendiri buat siswa. Namun, dengan pertimbangkan perawatan serta operasional maka rencana itu urung dilakukan.

“Sebenarnya kami sempat mewacanakan pembelian kendaraan antar jemput siswa. Namu karena pertimbangan tertentu hal itu belum bisa kami realisasikan,” tambahnya. (Ilyas)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan