Puluhan Siswa Bolos Dirazia Satpol PP

Selasa, 4 Desember 2018 | 14:59 WIB

Tujuh orang siswa dari SMK Muhammadiyah Lasem di razia Petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja saat sedang asyik bermaiin game pada jam sekolah, di Komplek Pertokoan Taman Lasem, pada Selasa (4/12/2018) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

LASEM, mataairradio.com – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Rembang melakukan razia terhadap siswa dan aparatur sipil negara (ASN) yang kerap keliaran saat jam kerja maupun sekolah, pada Selasa (4/12/2018) pagi.

Kepala Seksi Penegak Perda Polisi Pamong Praja Kabupaten Rembang Nurwanto menyebutkan, ada sekitar puluhan siswa yang terjaring dalam razia tersebut, sedangkan dari kalangan ASN nihil.

Hanya saja seorang Perangkat Desa Binangun yang memakai seragam dinas sedang berbelanja di pasar saat jam kerja turut di data petugas.

“Bukan ASN, seorang perangkat Desa Binangun, tadi sedang belanja di pasar kebetulan memakai seragam dinas ikut kami data,” terangnya.

Jumlah siswa yang terjaring razia paling banyak, Nurwanto menyebutkan, ada di Kecamatan Lasem, ada sekitar belasan siswa, diantaranya siswa dari SMK Muhammadiyah Lasem dan SMP Negeri 2 Lasem.

“Ada tujuh siswa dari SMK Muhammadiyah Lasem dan tiga orang siswa dari SMP Negeri 2 Lasem yang terjaring dalam razia tersebut,” bebernya.

Ia mengungkapkan, razia dilakukan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Lasem, Kecamatan Sluke, dan di Kecamatan Pancur.

“Siswa-siswa yang membolos itu sedang nongkrong di tempat-tempat hiburan, di warung kopi dan tempat penyewaan PS,” ujarnya

Kepala Bidang Ketertiban Umum Ketenteraman Masyarakat dan Penegakan Perda pada Satpol PP Rembang Heru Susilo mengatakan, upaya penertiban terhadap siswa dan asn yang membolos merupakan tindak lanjut dari laporan masayarakat.

Ia mengungkapkan, masyarakat mengaku sering menjumpai siswa dan ASN kerap keliaran disaat jam belajar maupun kerja.

“Sejauh ini kami baru melakukan razia di tempat-tempat hiburan seperti di warung kopi dan tempat penyewaan PS,” katanya.

Menurutnya, agenda razia selanjut pihaknya akan menyasar tempat-tempat penginapan seperti indekos hingga hotel.

“Ini (Razia, red.) dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa dan asn dalam melakukan kewajibannya,” pungkasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan