55 Peserta BPUN Rembang Siap Masuk PTN

Minggu, 16 Juni 2013 | 16:55 WIB
55 orang peserta bimbingan pasca-ujian nasional (BPUN) yang diselenggarakan Yayasan Ansoruna dan MataAir di Kabupaten Rembang. (Foto:Wahyu)

55 orang peserta bimbingan pasca-ujian nasional (BPUN) yang diselenggarakan Yayasan Ansoruna dan MataAir di Kabupaten Rembang. (Foto:Wahyu)

REMBANG, MataAirRadio.net – 55 orang peserta bimbingan pasca-ujian nasional (BPUN) yang diselenggarakan Yayasan Ansoruna dan MataAir di Kabupaten Rembang, Minggu (16/6) sekitar pukul 10.00 WIB diberangkatkan ke Semarang dengan menumpang satu bus.

Mereka akan mengikuti seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) yang digelar pada Selasa dan Rabu, 18 dan 19 Juni 2013 di Semarang. Sebelum berangkat, mereka melakukan doa bersama di halaman Kantor PCNU Rembang di bilangan Jalan Pemuda Rembang.

Koordinator Wilayah BPUN Jawa Tengah Wahyu Salvana menjelaskan, sesampainya di Semarang mereka berkumpul di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah, bertemu rombongan dari Blora, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Grobogan, Kendal, dan Batang.

Setelah itu, setiap dari rombongan akan dibagi lagi sesuai dengan lokasi transitnya masing-masing. Selanjutnya pada Senin pagi 17 Juni 2013, mereka akan diantarkan dan ditunjukkan satu per satu lokasi seleksi dan dimana mereka harus duduk.

Sementara itu, Syarkowi, salah seorang orang tua siswa menyatakan berterima kasih atas bimbingan pasca-ujian nasional yang digelar Yayasan Ansoruna dan MataAir.

Ia merasa bangga sekaligus tereyuh atas jerih payah dalam membimbing para peserta BPUN tersebut. Baginya, yang diharapkan adalah capaian hasil terbaik dengan meloloskan mereka ke perguruan tinggi negeri yang diimpikan, menjadi anak yang berkualitas, dan mandiri.

Menurutnya, apa yang dilakukan Yayasan Ansoruna dan MataAir dalam mengantarkan para siswa menjadi generasi muda yang cerdas agar dilanggengkan atau digelar lagi di masa-masa mendatang.

Bimbingan Pasca-Ujian Nasional (BPUN) di Kabupaten Rembang digelar di kompleks MA Arrohman Bulu sejak 19 Mei hingga 14 Juni 2013. Dari sebanyak 64 orang peserta yang pada awalnya mengikuti bimbingan, hanya 60 orang yang bertahan sampai akhir BPUN.

Empat peserta yang “putus” di tengah jalan itu karena mengundurkan diri, baik karena keinginan pribadi maupun orang tua. Sementara dari 60 orang peserta yang bertahan hingga akhir BPUN, lima orang di antaranya sudah dinyatakan diterima masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur undangan yang sekarang dikenal sebagai SNMPTN. Mereka masing-masing diterima di IPB, UGM, ITS, Unnes, dan Universitas Brawijaya Malang. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan