Rembang Ajukan 1.622 Pengawas Ujian Nasional

Minggu, 17 Maret 2013 | 16:26 WIB

ujian-nasional-rembang-2013

REMBANG, MataAirRadio.net – Sebanyak 1.622 pengawas bakal mengawasi pelaksanaan ujian nasional 2013 di sebanyak 811 ruang ujian. Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang mengajukan pengawas sejumlah tersebut kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Namun jumlah itu belum final.

Kepala Bidang Kurikulum pada Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang, Mardi kepada reporter MataAir Radio, Minggu (17/3) pagi mengatakan, pihaknya kini masih menunggu keputusan resmi mengenai jumlah pengawas dan ruang ujian nasional dari pihak provinsi.

Mardi menyebutkan, sesuai dengan data sementara yang diajukan, jumlah ruang yang dibutuhkan untuk peserta Ujian Nasional siswa SMP sebanyak 324 ruang, sedangkan bagi siswa MTs dibutuhkan sekitar 150 ruang.

Mardi juga menyebutkan, jumlah ruang ujian nasional yang dibutuhkan siswa SMA sebanyak 123 ruang, Madrasah Aliyah atau MA 83 ruang, sedangkan bagi siswa SMK dibutuhkan 131 ruang. Nantinya, pelaksanaan ujian nasional di setiap ruang bakal diawasi oleh masing-masing dua pengawas ruang.

Selain pengawas ruang, menurut Mardi, ujian nasional tahun ini juga masih akan menggunakan pengawas dari perguruan tinggi atau sering disebut sebagai pengawas tingkat satuan pendidikan.

Menurutnya, setiap sekolah penyelenggara ujian nasional akan ditempatkan satu orang pengawas satuan pendidikan. Namun sampai saat ini jumlah total pengawas independen ini belum bisa ditentukan.

Ia menjelaskan, jumlah total sekolah penyelenggara masih disesuaikan dengan sekolah yang harus bergabung dengan sekolah lain untuk menggelar ujian nasional. Secara khusus Mardi berharap, pada gelaran ujian nasional tahun ini, tingkat kelulusan pada setiap jenjang bisa mendekati seratus persen.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang persentase kelulusan peserta ujian SMA sederajat pada 2011 lalu mencapai 99,83 persen. Dari total peserta ujian nasional sebanyak 5.287 siswa, hanya sembilan di antaranya dinyatakan tidak lulus ujian.

Sementara pada tahun 2012, tingkat kelulusan mencapai 99,53 atau turun 0,30 persen dari tahun 2011. Sebab dari jumlah total 5.579 peserta ujian nasional, ada 17 siswa yang dinyatakan tidak lulus ujian. (Afta Ahmad)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan