Minat Baca Warga Rembang Ditengarai Meningkat

Selasa, 22 Mei 2012 | 08:51 WIB


KOTA – Meski pameran buku murah yang digelar di Balai Kartini Rembang hanya berlangsung selama enam hari sehingga cenderung singkat, namun melalui pameran yang diikuti oleh tak kurang 38 peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah itu, minat baca warga setempat ditengarai mulai meningkat.

Salah seorang peserta pameran yang merupakan pemilik gerai penjualan aneka macam buku “Pustaka Hasanah” Rembang, Ahmad Najih, Senin (21/5) lalu mengatakan, jumlah pengunjung pameran buku murah tersebut terbilang meningkat dari hari ke hari hingga saat penutupan.

“Hari pertama pameran sempat sepi, namun hari-hari berikutnya jumlah pengunjung selalu bertambah hingga saat penutupan pameran, Senin (21/5) malam,” terang Najih.

Menurut Najih, tidak hanya jumlah pengunjung pameran yang mencapai ratusan orang setiap harinya, nilai transaksi yang dibukukannya dari ‘expo’ singkat itu pun lumayan.

“Kami menargetkan omzet Rp6 juta selama enam hari pameran, namun hanya tercapai sekitar Rp5,5 juta. Meski target tersebut tidak tercapai, tapi nilai transaksi itu sudah cukup bagus untuk ukuran Rembang,” terangnya.

Ia menyebutkan, setahun terakhir, peminat buku di Kabupaten Rembang mulai banyak. “Pada pameran buku tahun sebelumnya, transaksi paling banyak per hari hanya di kisaran Rp500.000, kini bisa tembus satu juta rupiah,” katanya.

Namun, diakuinya, jenis buku yang diminati warga Rembang masih didominasi buku-buku dengan harga relatif murah. “Yang paling laris di pameran kali ini pun adalah buku-buku yang harganya diobral,” tegasnya.

Berdasarkan catatannya, kebanyakan peminat buku berasal dari dari dua kecamatan di Kabupaten Rembang. “Kalau dari sisi asal pembeli, paling banyak dari Sedan dan Sarang,” ujar Najih.

Namun, tengara mulai meningkatnya minat baca warga Rembang yang diukur dari tingkat kunjungan dan transaksi di pameran buku murah yang digelar pada16-21 Mei 2012 tersebut tak sejalan dengan tingkat kunjungan di Perpustakaan Daerah Kabupaten Rembang.

Berdasarkan catatan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Rembang, jumlah kunjungan ke perpustakaan daerah setempat dalam kurun satu tahun terakhir hanya mencapai 16.084 pengunjung.

Padahal, setahun sebelumnya atau pada sepanjang 2010 lalu, pengunjung perpustakaan daerah Kabupaten Rembang mampu mencapai 16.523 pengunjung. (Puji)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan