Dongkrak Minat Baca, Sawahan Luncurkan Becak Perpustakaan

Jumat, 22 Maret 2013 | 17:46 WIB
Becak Perpustakaan diluncurkan guna mendorong tumbuhnya minat baca. (Foto:Puji)

Becak Perpustakaan diluncurkan guna mendorong tumbuhnya minat baca. (Foto:Puji)

REMBANG, MataAirRadio.net – Pemerintah Desa Sawahan Kecamatan Rembang bekerjasama dengan kelompok mahasiswa dari IKIP PGRI Semarang meluncurkan becak perpustakaan untuk melayani lebih dari 1.700 warga desa setempat, Jumat (22/3) pagi.

Ada empat becak perpustakaan berisi buku-buku bacaan yang akan dioperasionalkan di empat RW guna mendorong tumbuhnya minat baca masyarakat desa setempat.

Kepala Desa Sawahan Zulkifli Rahman kepada reporter MataAir Radio mengatakan, selama ini perpustakaan desa tidak cukup termanfaatkan karena lokasinya yang berada di wilayah RW I.

Pihaknya berharap dengan adanya becak perpustakaan, buku-buku yang semula hanya menjadi pajangan akan bisa terdistribusikan dengan lebih baik.

Namun, untuk menarik minat baca terutama di kalangan anak-anak, buku-buku bergambar perlu diperbanyak. Zulkifli berharap dinas terkait merespon semangat masyarakat yang demikian.

Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Rembang Edi Winarno yang turut hadir serta mencanangkan peluncuran becak perpustakaan di Desa Sawahan mengaku mengapresiasi langkah inovasi yang dilakukan dalam mendekatkan buku kepada masyarakat.

Meski saat ini pemerintah telah berupaya meningkatkan minat baca masyarakat melalui perpustakaan keliling, Edi berpendapat, keberadaan becak perpustakaan yang diinovasikan masyarakat bersama mahasiswa ini, akan sangat membantu.

Di Kabupaten Rembang, menurutnya, selain becak perpustakaan, juga sudah ada angkring serta sepeda perpustakaan dan mungkin saja akan segera hadir delman atau dokar perpustakaan. Pihaknya siap menyuplai buku ke becak perpustakaan ini karena diakuinya buku yang tersedia masih merupakan koleksi lama.

Ishartanto Qodri, mahasiswa IKIP PGRI Semarang asal Rembang yang menginisiasi peluncuran becak perpustakaan tersebut mengatakan, minat baca masyarakat memang perlu terus ditumbuhkan.

Ia juga menjelaskan inovasi becak perpustakaan merupakan buah dari program kreativitas mahasiswa atau PKM yang diajukannya ke Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama dua orang rekannya masing-masing Saswiti asal Batang dan Khoidarudin asal Pemalang. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan