Dua Pelajar Meninggal Sebelum Mengikuti Ujian Nasional

Senin, 22 April 2013 | 17:58 WIB
Ilustrasi (Foto:ciricara.com)

Ilustrasi (Foto:ciricara.com)

REMBANG, MataAirRadio.net – Dua pelajar calon peserta Ujian Nasional di Kabupaten Rembang tercatat meninggal dunia sebelum mengikuti UN tahun ini. Pada hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional di kabupaten ini, ada sepuluh peserta ujian yang absen dengan berbagai alasan termasuk kedua siswa yang meninggal dunia.

Ketua Panitia Penyelenggara Ujian Nasional Kabupaten Rembang Mardi, kepada reporter MataAir Radio, Senin (22/4) sore mengungkapkan, dua orang pelajar calon peserta Ujian Nasional yang meninggal masing-masing dari MTs Hidayatul Mu’tabiin Sarang dan SMP Negeri 2 Kragan.

Sementara delapan peserta lainnya yang absen masing-masing dua dari MTs Al Anwar Sarang, satu dari SMP NU Lasem, dan satu dari SMP Negeri 4 Rembang yang kesemuanya karena sakit.

Selain itu, satu dari SMP Negeri 3 Pamotan, satu dari SMP Negeri 2 Sedan, satu dari SMP Negeri 2 Sumber, dan satu dari SMP Negeri 2 Kragan yang kesemuanya karena putus sekolah alias keluar.

Mardi yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Kurikulum pada Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang menyebutkan, bagi peserta ujian yang sakit bisa mengikuti ujian susulan pekan depan atau pada mulai 29 April mendatang.

Mardi menambahkan, pelaksanaan Ujian Nasional tahun ini bagi siswa yang mengikuti kejar paket B ada sebanyak 543 siswa. Namun hingga sore hari berapa siswa yang absen belum direkap secara total.

Sebab menurutnya, pelaksanaan Ujian Nasional bagi siswa kejar paket B dilaksanakan selama dua jam dan baru dimulai pukul 13.30 – 15.30 WIB.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang, Dandung Dwi Sucahyo mengatakan, pelaksanaan Ujian Nasional di Rembang tahun ini diikuti oleh empat siswa berkebutuhan khusus dari SMP LB, masing-masing tiga siswa tuna grahita dan seorang siswa tuna rungu. (Afta Ahmad)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan